Alasan Sang Ayah Kandung Sembunyikan Mayat Delis di Gorong-gorong

Alasan Sang Ayah Kandung Sembunyikan Mayat Delis di Gorong-gorong
foto: inilah/ridwan abdul malik

INILAH, Bandung - Setelah membunuh anak kandungnya Delis Sulistina (13) dengan cara dicekik, Budi Rahmat (45) berupaya menyembunyikan mayat anaknya di gorong-gorong SMPN 6 Tasikmalaya. Hal itu dilakukan agar kematian Delis terlihat akibat kecelakaan.

Hal itu disampaikan, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto saat ungkap kasus di Mapolres Tasikmalaya, Kamis (27/2/2020).

"Motif menyembunyikan mayat korban untuk dikira anaknya meninggal karena kecelakaan," ujar Anom.

Pelaku terancam dijerat pasal 76c Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang Republik Indonesia nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak di mana ancaman hukumannya adalah 15 tahun.

"Namun karena tersangka adalah ayah korban ditambah 5 tahun," tandas Anom.

Sebelumnya, Delis ditemukan tidak bernyawa di sebuah gorong-gorong dekat sekolahnya, Senin (27/1/2020). Setelah satu bulan penyelidikan, Polisi pun menetapkan Budi Rahmat (45) yang merupakan ayah kandung korban. 

Diketahui, pelaku menghabisi nyawa darah dagingnya itu dengan cara dicekik. Pelaku kesal dengan korban, karena merengek meminta uang sebesar Rp 400 Ribu untuk biaya Studi Tour ke Kota Bandung. (Ridwan Abdul Malik)