Jasad Berkafan Gelantungan di Tebing

Jasad Berkafan Gelantungan di Tebing
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor – Kompleks pemakaman warga di Kampung Nangerang atau Kebon Nanas, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan, mengalami longsor, Kamis (27/2/2020). 

Dari seberang lokasi makam dekat Perumahan Kebun Raya Residence Bogor Selatan, terlihat rangka jasad yang sudah dimakamkan bergelantungan di tebing setinggi kurang lebih 20 meter.

Diketahui dari pantauan lapangan, jenazah yang masih terbungkus kain kafan tersebut menyembul keluar, ke arah aliran sungai Cipinang Gading yang merupakan anak sungai Cisadane. Ada sekitar dua jenazah dengan kondisi masih terbungkus kain kafan yang menyembul dari dalam tanah.

Selain itu, ada satu batu nisan yang terdampar di aliran Sungai Cipinang Gading anak sungai Cisadane. Kejadian ini mengegerkan warga sekitar. Namun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor dan aparatur wilayah bergerak cepat untuk menanggulangi hal ini.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Priyatna Syamsah mengatakan, komplek makam tersebut berada sekitar 4.000 meter. Namun karena terus tergerus longsoran tebing pun terkikis dan beberapa makam terbawa hanyut.

“Kalau hari ini ada sekitar empat makam yang terancam. Dari informasi RT, beberapa bulan lalu, juga beberapa tahun lalu, pernah juga terjadi hal yang sama,” ungkap Priyatna kepada wartawan.

Priyatna melanjutkan, untuk antispasi adanya longsor susulan, pihaknya melakukan kordinasi dengan pihak kekurahan dan keluarga pemilik makam. 

“Kami komunikasikan dengan pihak kelurahan dan pihak keluarga. Kita rekomendasikan agar dipindahkan,” tuturnya.

Ketua RT 3/6 Kelurahan Ranggamekar Dede Karmaji menjelaskan, peristiwa semacam ini bukan kali pertama terjadi. Kejadian selalu ada saat musim hujan.

“Makam di sini kurang lebih ada 200, termasuk yang saat ini terkena longsor. Itu 90% warga RW 6. Saat inii ada beberapa yang dipindahkan, bahkan ada yang memindahkan sendiri,” pungkasnya. (Rizki Mauludi)