Tinggi, Animo Masyarakat Garut Dirikan Koperasi

Tinggi, Animo Masyarakat Garut Dirikan Koperasi

 

INILAH, Garut- Animo masyarakat di Kabupaten Garut mendirikan badan usaha berbentuk koperasi cukup tinggi belakangan ini.

Menurut Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Garut Eko Yulianto didampingi Kepala Bidang Kelembagaan Imas Nurjamilah, dalam dua bulan terakhir, terdapat setidaknya delapan usulan pendirian koperasi. Sebagian usulan berasal dari kelompok tani. Sebagian lagi pelaku usaha kecil dan menengah, bahkan terdapat dari partai politik.

"Setiap minggu kita menerima usulan pendirian koperasi. Sehingga kita pun sibuk melakuka penyuluhan di lapangan," kata Imas didampingi Kepala Seksi Keanggotaan dan Penyuluhan Nina Komara, Jum'at (28/2/2020).

Nina mengatakan, selama Januari 2020, pihak Dinas Koperasi dan UMKM Garut menerima sebanyak 3 usulan pendirian koperasi, dan pada Februari ini terdapat sebanyak 5 usulan pendirian koperasi.

Kendati begitu, dia mengatakan kelompok masyarakat meminta pendirian koperasi lebih banyak lagi. Hanya kebanyakan terkendala advokasi pendirian koperasi yang dinilai masih tinggi.

"Ada yang usahanya sebenarnya sudah berjalan baik, tapi mereka mundur ketika hendak menguruskan legalitas koperasi karena merasa biaya advokasi terlalu tinggi. Sedangkan Dinas Koperasi dan UMKM Garut sendiri sejauh ini hanya mendapatkan bantuan untuk mengadvokasi pendirian sepuluh unit koperasi.Legalitas koperasi sekarang kan dari Kemenkum-HAM," ujar Nina.

Berdasarkan data keragaan per 31 Desember 2019, jumlah koperasi di Kabupaten Garut sendiri mencapai sebanyak 1.456 unit dengan bidang usaha beragam. Antara lain bergerak di bidang produsen, konsumen, simpan pinjam, pemasaran, dan jasa.

Dari jumlah koperasi sebanyak itu, sebanyak 888 unit berstatus koperasi aktif dinamis, 265 unit statis, dan 303 unit tidak aktif.(zainulmukhtar)