Jalur Cikajang-Pameungpeuk Sudah Lancar Lagi

Jalur Cikajang-Pameungpeuk Sudah Lancar Lagi
Foto: INILAH/Zainulmukhtar

INILAH, Garut -Setelah hampir sehari terputus akibat tertutup longsoran bebatuan besar, jalan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Cikajang dengan Kecamatan Pameungpeuk akhirnya kembali dilalui kendaraan roda empat dan roda dua, Senin (2/3/2020) petang.

Besarnya bebatuan menutupi badan jalan status jalan provinsi di kilometer 117.800 betulan Gunung Gelap Desa Mekarwangi Kecamatan Cihurip itu membuat para petugas cukup kewalahan membersihkan material longsoran batu tersebut dari badan jalan. Kendati petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat mengerahkan alat berat untuk penanganannya itu.

"Info dari Balai (PUPR Jabar), jalan sudah lancar," kata Kepala Dinas PUPR Garut Luna Avriantini.
Berkaitan kejadian tersebut, dia mengingatkan para pengendara yang hendak melintasi jalur jalan tersebut agar senantiasa berhati-hati, dan meningkatkan kewaspadaan, apalagi di malam hari. Hal itu karena kondisi geografis lintasan jalan tersebut memang rawan terjadi longsor. Terlebih musim hujan diperkirakan masih akan panjang.
Senada dikatakan Apay warga setempat.

"Alhamdulillah ! Sekarang sudah lancar lagi," ujarnya.

Jalur Cikajang-Pameungpeuk di daerah Gunung Gelap terputus menyusul bebatuan berukuran besar longsor  menimpa badan jalan tersebut sekitar pukul 06.00 WIB.

Tak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun akibatnya. kendaraan roda dua maupun roda empat yang datang dari arah Cikajang menuju Pameungpeuk maupun sebaliknya tak bisa melintas. Masing-masing kendaraan terpaksa memutar balik. Antrean kendaraan berbagai jenis pun sempat menghiasi lintasan jalur dari arah Cikajang menuju Pameungpeuk maupun sebaliknya.

Peristiwa serupa terjadi pada jalur tersebut di betulan Kampung Legok Desa Karamatwangi Kecamatan Cikajang sepekan sebelumnya. Namun kali ini, ukuran bebatuan menutupi badan jalan lebih besar.(zainulmukhtar)