Sikap Kami: Siaga Corona

Sikap Kami: Siaga Corona

AKHIRNYA, apa yang kita khawatirkan juga muncul. Virus Covid-19 alias corona sudah masuk ke Indonesia. Dua warga di Kota Depok dinyatakan positif teridap virus yang meruyak di Wuhan, China, itu.

Mereka bukan WNI pertama yang positif corona. Tapi, yang terjadi sebelumnya menimpa WNI yang sedang berada di luar negeri. Ada yang di Singapura, ada pula di Jepang.

Tidak perlu kita bersilang pendapat, apakah virus itu didapat dari mana: dari warga asing atau bukan, di Jakarta atau di Jawa Barat. Fakta yang muncul, di tengah keraguan banyak pihak, ternyata corona sudah ada di Indonesia.

Kita mendukung setiap langkah pemerintah dalam menghadapi dan menangani persoalan corona ini. Termasuk langkah Gubernur Ridwan Kamil yang menetapkan status siaga 1 corona di Jawa Barat. Langkah yang kurang lebih sama juga diambil Gubernur Anies Baswedan dengan menerbitkan Instruksi Gubernur.

Kita melihat langkah-langkah tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pemimpin kepada rakyatnya. Bahwa, di tengah suasana yang riuh karena corona, pemimpin harus berada di depan rakyatnya.

Kita mengusulkan pula dalam kaitan ini, agar siaga 1 bukan sekadar status. Tapi, harus betul-betul dirasakan masyarakat hingga ke pelosok desa. Sebab, di era keterbukaan sekarang, virus corona tak hanya potensial menyergap masyarakat kota, tapi juga desa, kampung-kampung, dan pelosok.

Maka, sosialisasi harus dilakukan secara super-masif. Tidak cukup hanya dengan pidato-pidato, beriklan di media mainstream atau medsos. Langkah masif harus dilakukan pemerintah, terutama otoritas pedesaan, hingga pelosok. Masyarakat harus diedukasi soal apa itu corona, gejala, penyebab, indikasi, dan cara menghindarinya.

Penerangan tentang corona harus dilakukan di rumah sakit-rumah sakit, ribuan puskesmas di Jawa Barat, posyandu yang jumlahnya ribuan, hingga kantor desa, dan fasilitas lainnya. Semua harus dimanfaatkan untuk menjadi ruang kampanye tentang apa dan bagaimana corona.

Percuma kalau siaga 1 hanya terjadi di rumah sakit-rumah sakit. Penting artinya memberi pengertian yang sesungguhnya kepada masyarakat tentang virus yang kini menakutkan lebih separoh permukaan bumi ini. (*)