Tak Hanya Citarum Harum, Juga Citarum Rindang

Tak Hanya Citarum Harum, Juga Citarum Rindang

CITARUM tak hanya akan harum. Dia juga bakal rindang. Pepohonan menjejali bantarannya. Jutaan jumlahnya.

Angka-angka itu disebut Tri Soewandono. Tahun lalu, ada 1,5 juta pohon baru yang tertanam di sekitaran Sungai Citarum. Kini, jumlahnya juga cukup banyak: sejuta pohon. Dia pun membayangkan bantaran Citarum yang akan rindang.

Tri Soewandono adalah perwira tinggi TNI berpangkat mayor jenderal. Sehari-harinya, dia Pangdam III Siliwangi. Selain memimpin keamanan Jawa Barat, dia pun termasuk salah satu pengendali tim rehabilitasi Citarum.

Selasa (10/3), kabar adanya sejuta pohon yang akan ditanam di Citarum dia sampaikan. Penanaman, utamanya, dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama Satgas Citarum Harum. Tujuannya untuk memulihkan lahan kritis di sepanjang daerah aliran sungai )DAS) Citarum.

Beragam jenis pohon tersebut akan ditanam di sekitaran sungai terpanjang di Jawa Barat itu. Baik di dalam maupun luar kawasan DAS Citarum.

Tri Soewandono mengatakan, saat ini luas lahan kritis yang terdapat di dalam area DAS Citarum mencapai 15.000 hektare. Sementara, luas lahan kritis di luar area DAS Citarum, lebih luas lagi, yakni mencapai 64.000 hektare.

“Untuk mengatasinya, sepanjang 2019 kami telah menanam hingga 1,5 juta pohon untuk mengkonservasi lahan kritis,” ujar Tri Soewandono.

Pada tahun ini, pihaknya menargetkan sebanyak 1 juta pohon akan kembali ditanam. Lokasi diprioritaskan berada di dalam area DAS Citarum.

“Sekarang yang siap tanam ada sekitar 1 juta pohon. Diutamakan (lahan kritis) yang ada di dalam kawasan dulu,” ungkapnya.

Sepanjang musim hujan tahun ini, dia mengatakan, aksi penanaman pohon telah dimulai. Jenis yang ditanam beragam, mulai dari pohon keras hingga kopi.

“Sekarang sudah beberapa ratus ribu yang ditanam. Pohon kopi saja sudah ada 300 ribuan. Yang lainnya masih banyak lagi,” jelasnya.

Selain mengkonservasi lahan, Tri mengatakan pihaknya tahun ini juga akan menggalakan penindakan tegas para perusahaan yang kedapatan melanggar aturan pembuangan limbah.

Dia mengatakan pihaknya tidak akan segan-segan membawa perusahaan yang melanggar ke persidangan. “Kalau pabrik yang buang limbah yang belum diolah akan kami peringatkan sebanyak tiga kali. Kami juga akan lebih tegas, perusahaan yang melanggar bisa dimejahijaukan,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga berperan sebagai Ketua Umum Satgas Citarum Harum mengatakan, program penanaman pohon tersebut tidak akan hanya dilakuan oleh para komandan sektor atau pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Masyarakat juga akan dikerahkan untuk berpartisipasi melalui sejumlah program khusus. 

“Penanaman pohon ini akan melibatkan masyarakat yang sedang berbahagia,” pungkasnya. (rianto nurdiansyah/ing)