Bangunan SDN Ini Belum Diperbaiki Meski Dua Kali Diguncang Gempa

Bangunan SDN Ini Belum Diperbaiki Meski Dua Kali Diguncang Gempa
foto: INILAH/Reza Zurifwan

INILAH, Pamijahan - Bangunan SDN Ciasmara 05 di Kampung Cisalada, Desa Purwabakti kembali mengalami kerusakan pasca kejadian bencana alam gempabumi  Selasa, (10/10) sore pukul 17.18 WIB.

Parahnya, SDN Ciasmara 05 ini tahun 2018 lalu juga terdampak bencana gempabumi namun belum ada respon dari Pemkab Bogor, padahal pihak Kecamatan Pamijahan sudah melakukan pendataan.

"Waktu bencana alam gempabumi tahun 2018 atap dua kelas dan lantainya mengalami kerusakan dah tahun ini lebih parah, kami berharap tahun 2020 ini direspon oleh Pemkab Bogotlr dan segera dilakukan rehabilitasi," ucap Latip Bendahara SDN Ciasmara 05 kepada wartawan, Rabu (11/3/2020).

Pria berusia 40 tahun ini khawatir atap ruang kelas kembali ambruk dan menimpa guru atau siswa. Pihak sekolah terpaksa memulangkan siswa lebih awal.

"Guru dan orang tua murid khawatir atap ruang kelas kembali ambruk dan materialnya menimpa kami hingga guru terpaksa memulangkan para siswa kelas III dam IV," terangnya.

(foto: INILAH/Reza Zurifwan)

Latif berharap selain dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), SDN Ciasmara juga mendapatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Star Energi atau yang dulu bernama PT. Chevron Geothermal.

"Kalau nunggu  APBD mungkin kan agak lama hingga kalau bisa rehabililitasi ruang kelas SDN Ciasmara 05 menggunakan dana CSR PT. Star Energi, kami ini berada di ring satu usaha gas bumi hingga harusnya dapat," harap Latif.

Ramdhan Siswa kelas IV SDN Ciasmara 05 meminta Pemkab Bogor segera merehabilitasi dua ruang kelas yang mengalami kerusakan pasca dampak bencana alam gempabumi.

"Saya dan siswa lain  sering cemas kalau atap ruang kelas kembali rusak, terutama pasca terjadinya lagi bencana alam gempabumi. Mudah - mudahan pemerintah daerah segera melakukan rehabilitasi," harap Ramdhan. (Reza Zurifwan)