UPTD PAL Produksi Hand Sanitizer Untuk Pemkot Bogor

UPTD PAL Produksi Hand Sanitizer Untuk Pemkot Bogor
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama rombongan menyambangi Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Air Limbah (PAL). Mereka meninjau pembuatan hand sanitizer dan lokasi rencana pembuatan desinfektan di Perum Citra Bantarjari, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa (17/3/2020).

"Lantaran sulit mendapatkan hand sanitizer di pasar, Pemkot Bogor memiliki pemikiran untuk membuatnya sendiri. UPTD PAL sedang mencoba membuatnya dengan bahan baku yang terbatas namun sesuai standar WHO (World Health Organization). Saat ini sudah ada sampelnya dan sementara dipergunakan pegawai sebelum diproduksi massal dan didistribusikan secara umum," kata Dedie. 

Dedie mengatakan, segala upaya terus dilakukan pemerintah demi keselamatan dan atisipasi penyebaran Covid-19. Bila perlu, pemerintah juga ingin membuat desinfektan sendiri seperti di negara-negara lain.

"Disinfektan ini cukup sulit mendapatkan bahan bakunya, karena menggunakan bahan baku etanol yang tinggi, ditambah etanol ini dipasaran tidak mudah didapatkan. Nanti jika sudah berjalan dan bahan bakunya ada, pemerintah akan mengajukan anggaran untuk di produksi massal," tambahnya.

Sementara itu, Kepala UPTD PAL Muhammad Inoki mengatakan produksi cairan pembersih tangan itu menggunakan bahan baku etanol kitar 96%. Sisanya, dalam formulasi itu dipadukan dengan unsur peroksida, gliserin, dan minyak esensial.

"Kami campurkan wangi lemon cair sehingga ada wangi khas yang lebih enak. Karena bahan baku terbatas kami buat yang cair tidak memakai aloevera atau lidah buaya. Saya akan mengajukan rincian anggaran yang dibutuhkan untuk produksi massal atas perintah Kepala DPUPR Kota Bogor," tuturnya. (Rizki Mauludi)