Stok Masker dan Hand Sanitizer Kian Menipis, Petugas dan Pasien Menjadi Prioritas

Stok Masker dan Hand Sanitizer Kian Menipis, Petugas dan Pasien Menjadi Prioritas
Foto: Yogo Triastopo

INILAH, Bandung - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung Rita Verita menyatakan, pihaknya akan memprioritaskan masker dan hand sanitizer untuk perawat dan pasien. 

Prioritas ini dilakukan karena stok kedua komoditas tersebut yang kian menipis sejak wabah virus corona sampai di Indonesia tepatnya di Kota Depok sejak awal Maret 2020 lalu. 

"Jujur persediaan kami sudah menipis, sehingga kami akan mendahulukan untuk petugas kesehatan yang berhubungan langsung dengan pasien dan pasien yang berobat ke faskes," kata Rita, Kamis (19/3/2020). 

Menurutnya, Dinkes Kota Bandung telah meminta bantuan kepada Pemkot Bandung dalam hal ini. Ada pun anggaran yang sudah diajukan mencapai kurang lebih Rp7 miliar. 

"Melalui dana bencana dengan besar dana sekitar Rp7 miliar. Karena memang di dalam Permenkes 27 Tahun 2017, dalam keadaan wabah seperti ini, fasilitas pelayanan kesehatan diutamakan," ucapnya. 

Di lain sisi, Rita menyampaikan bahwa satu dari tujuh pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Bandung telah diperbolehkan pulang. Kondisinya ditambahkan dia, lantaran sudah jauh lebih baik. 

"Update pukul 12.00 WIB, dari tujuh pasien PDP itu sudah pulang satu orang. Sedangkan, orang dalam pengawasan (ODP) ada 40, dan yang pasien positif ada satu. Nah, yang positif ini kondisinya sudah baik tapi masih diisolasi," ujarnya. (Yogo Triastopo)