Dukung WFH, Smartfren Luncurkan Kartu Perdana 1ON+

Dukung WFH, Smartfren Luncurkan Kartu Perdana 1ON+
Foto : Dedi Irawan, Chief Sales Officer Smartfren (Agus SN)

INILAH, Bandung- Merebaknya wabah virus corona Covid-19 di dunia tak hanya melumpuhkan perekonomian, namun juga aktivitas sosial termasuk dunia pendidikan.

Salah satunya himbauan work from home (WFH) dan belajar di rumah bagi pelajar menjadi salah satu solusi untuk mengantisipasi Covid-19 menyebar lebih luas.

Namun, dalam teknis pelaksanaan nya para pelajar ataupun pengajar membutuhkan berbagai fasilitas pendukung agar pembelajaran bisa berjalan dengan baik.

Sebagai bentuk kontribusi dari salah satu operator selular terkemuka di Indonesia, Smartfren meluncurkan Kartu Perdana 1ON + (baca: ion plus) bagi pelajar dan pendidik yang menyelenggarakan pembelajaran secara daring (online).

Dedi Irawan, Chief Sales Officer Smartfren mengungkapkan, produk Kartu Perdana Smartfren 1ON+ ini diluncurkan sebagai bentuk kontribusi Smartfren dalam rangka mendukung himbauan pemerintah untuk masyarakat yang sedang melaksanakan WFH agar tetap bisa berkomunikasi dan melakukan proses belajar online di rumah.

"Ini merupakan request dari pelanggan, dan kebetulan momentumnya sedang menghadapi corona sekaligus berdekatan dengan bulan puasa dan Idul Fitri," ungkapnya disela press conference di Cafe Noah's Barn, Jl. Dayang Sumbi No. 2 Bandung, Sabtu (21/3/2020).

Dedi menuturkan, Kartu Perdana 1ON+  dijual dengan harga Rp20 ribu dengan berbagai keuntungan yang disuguhkan, antara lain pelanggan yang mengaktifkan kartu perdana ini mendapat benefit aktivasi kartu perdana  sebesar 0,5 GB tiap bulan selama enam bulan dengan total kuota sebesar 3 GB.

"Dengan harga Rp20 ribu sudah dapat semuanya," tuturnya.

Kemudian, lanjut Dedi, setiap pembelian voucher data, pelanggan akan mendapat bonus kuota mingguan dengan total bonus kuota hingga 13 GB dalam kurun waktu setahun.

"Masa aktif sangat panjang hingga 365 hari, jadi pelanggan gak perlu takut bakal hangus," ujarnya.

Dedi melanjutkan, guna melengkapi Kartu Perdana 1ON+, Smartfren turut meluncurkan voucher data Rp7.500 dengan kuota 1GB dan voucher data Rp10.000 dengan kuota 1,5 GB.

"Jika pelanggan membeli kedua voucher tersebut, pelanggan akan mendapat full kuota selama 24 jam," ujarnya.

Lebih jauh Dedi menjelaskan, 1ON+ ini diluncurkan sebagai jawaban atas permintaan tinggi di kategori sachet market yang sangat menarik, melihat segmen ini memiliki pangsa pasar yang cukup besar.

"Kami melihat kebutuhan dari para pengguna telekomunikasi ini masing-masing berbeda, Kartu Perdana 1ON+ ini cocok untuk pelajar yang acap kali mengisi ulang pulsa secara mingguan sesuai dengan uang jajan mereka," jelasnya.

Menurut Dedi, dari data yang berhasil dihimpun, pangsa pasar nasional untuk pengguna kartu perdana dan voucher Rp10.000-Rp25.000 menguasai pangsa pasar kisaran 20- 25 persen pengguna layanan data di Indonesia. Menariknya, lanjut Dedi, pengguna di segmen ini lebih banyak melakukan isi ulang tiap minggunya hingga dua atau tiga kali.

"Mereka (pelajar) selalu butuh kuota lebih, oleh karena itu kami berikan bonus kuota yang cukup untuk pemakaian setiap minggunya dan tak perlu repot memikirkan masa aktifnya," tuturnya.

Dedi menambahkan, ini produk mutakhir yang dibutuhkan semua pelanggan. Saat ini semua orang sedang WFH, dan anak sekolah belajar dirumah. Melihat kondisi tersebut, pihaknya berupaya selama masa launching produk, pihaknya bisa mendistribusikan produk di 100 ribu toko di Indonesia dibantu oleh tujuh ribu promotor untuk memberikan edukasi terhadap pelanggan.

"Di setiap toko, promotor diharuskan menyediakan hand sanitizer untuk menantisipasi penyebaran virus corona tanpa menghentikan transaksi kuota," ujarnya.(agus sn).