Rapid Test Massal, Bodebek Libur Kerja Seperti Jakarta

Rapid Test Massal, Bodebek Libur Kerja Seperti Jakarta
Foto: Reza Zurifwan

INILAH, Bogor - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan rapat koordinasi dengan para wali kota dan bupati dari beberapa wilayah dekat Kota Bogor di Rumah Dinas Wali Kota Bogor pada Minggu (22/3/2020) siang.

Dalam pertemuan ini dibahas beberapa hal diantaranya libur kerja hingga persiapan pemeriksaan rapid test yang paling cepat dilakukan pada hari Selasa (24/3) dan paling lambat pada Rabu (25/3) untuk wilayah Bogor Raya.

Ridwan Kamil mengatakan, untuk kebijakan libur kerja, dirinya memerintahkan agar Bogor, Depok dan Bekasi singkron dengan kebijakan DKI Jakarta dan dengan pertimbangan masing-masing.

"Kedua membicarakan test massal dengan kriteria dilaksanakan denga situasi dan kondisi masing-masing wilayah. Kalau Jakarta door to door karena jalan kecil-kecil dan terjangkau. Nah kalau Jawa Barat kan sangat heterogen luas dan menjangkau wilayah sehingga tidak bisa cepat. Opsinya adalah mencari lahan luas, masyarakat datang dengan janji," ungkap pria yang akrab disapa Kang Emil.

Kang Emil mengaku sudah menghubungi kepala BNPB Doni Munardo terkai kebijakan teknis pelaksanaan rapid test.

"Masyarakat datang sesuai jadwal diambil sampel darahnya kemudian mengecek darah. Kalau negatif kembali pulang dan kalau positif dilanjutkan ke zona lagi. Teknologi terbagi dua, rapid test dengan darah dan kalau yang digunakan Minggu lalu termasuk ke Kang Bima menggunakan MCR beli sendiri. Rapid test ini yang dikirim pemerintah pusat," tuturnya.

Ridwan Kamil mengakui pelaksanaan rapid test hingga tuntas akan sangat rumit. Pasalnya, seorang akan menjalani test sebanyak dua kali dalam dua pekan.

"Dua dilakukan di Bodebek karena presentasinya. Sekqrang alatnya dikirim dari delapan sampai 10 ribu jumlahnya itu harus dibagi-bagi tiga zona. Seiring dengan makin banyaknya rapi tentu akan diinformasikan lagi tuturnya," tuturnya. (Rizki Mauludi)