Cegah Covid-19, Satpol PP Razia Warnet dan Rental PS

Cegah Covid-19, Satpol PP Razia Warnet dan Rental PS
Ilustrasi (okky adiana)

INILAH, Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung menggelar razia ke sejumlah warung internet (warnet) dan rental Play Station (PS), Senin (23/3/2020). Razia ini sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Menurut Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bandung Rasdian Setiadi, pada razia ini Satpol PP menggandeng satuan tugas Bantuan Kendali Operasional (BKO) Polri. Mereka merazia ke 5 lokasi.

“Lokasi yang kita temukan masih beroperasi tersebar di sejumlah titik, di antaranya Jalan Cijagra, Cikawao, Lemahneundeut, Setrasari, Dipatiukur, dan Jalan Malabar,” ujar Rasdian di sela-sela razia.

Ia mengungkapkan, Satpol PP akan terus melakukan berbagai upaya dalam menekan penyebaran Covid-19.

"Kalau kita mengamati pemberitaan dari website, terdampak Covid-19 jumlahnya bertambah. Segala cara harus diupayakan agar penyebarannya dapat diminimalisir. Karenanya, Satpol PP terus mengambil sejumlah langkah. Setelah tempat hiburan malam, sekarang kita ke warnet dan rental PS,” bebernya.

Perlu diketahui, sesuai dengan Surat Edaran Wali Kota Bandung Nomor : 443/SE.030-Dinkes Tanggal 14 Maret 2020 pada poin ke-3 disebutkan untuk menghentikan sementara berbagai kegiatan yang diadakan oleh berbagai pihak, baik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dan/atau pihak lain yang melibatkan massa.

“Sudah jelas ada edarannya, kebijakan Pak Wali Kota ini tentunya untuk kebaikan semua warga Kota Bandung. Kita harap semua pihak bisa bekerja sama,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyidikan dan Penindakan pada Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada menjelaskan, seluruh warnet dan rental PS yang ditemui masih buka.

“Kami masih menemukan anak sekolah atau orang dewasa yang tengah bermain. Lalu kita minta agar mereka segera meninggalkan tempat dan meminta kesediaan pengelola untuk mengikuti anjuran dari pemerintah,” jelas Mujahid.

Menurutnya, selain razia, pihaknya juga memberikan imbauan melalui pengeras suara sambil berpatroli ke sejumlah titik di kewilayahan.

“Kami menyampaikan terkait Surat edaran dari Wali Kota dan meminta kesadaran masyarakat untuk menghindari kerumunan atau keramaian. Sebaiknya masyarakat tinggal di rumah masing-masing. Mari sama-sama sayangi diri dan keluarga kita,” ujarnya.