Gawat, Setiap Hari ODP di Kabupaten Cirebon Terus Meningkat

Gawat, Setiap Hari ODP di Kabupaten Cirebon Terus Meningkat
juru bicara Gugus Tugas penanganan wabah virus corona, Iwan Ridwan. (Maman Suharman)

INILAH, Cirebon - Kabupaten Cirebon masuk dalam zona merah penyebaran virus corona covid-19 di Jawa Barat. Wajar, setiap harinya ada penambahan status Orang Dalam Pemantauan (ODP). 

Data dari Gugus Tugas penanganan wabah virus corona Kabupaten Cirebon menyebutkan, setiap hari ada peningkatan ODP, yang tentu akan ada penambahan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). 

"Setiap hari pasti ada penambahan ODP.  Ini karena setiap orang yang bersentuhan dengan PDP statusnya menjadi ODP," kata juru bicara Gugus Tugas penangana wabah virus corona, Iwan Ridwan, Rabu (25/3/2020).

Iwan menyebutkan, per hari Rabu (25/3/2020), total PDP berjumlah 21 orang,  dan 3 orangnya selesai menjalani status ODP. Mereka yang masih dalam status ODP berjumlah 18 orang. Ke 21 PDP, laki laki berjumlah 7 orang, dan 14 lainnya adalah perempuan. Tercatat, ada 20 WNI dan 1 WNA dengan rentang usia bervareasi.

"Usia PDP di bawah lima tahun berjumlah 5 anak, usia 6 sampai 19 tahun ada 3 orang. Usia 20 sampai 29 tahun ada 3 orang, usia 30 sampai 39 ada 6 orang dan usia 40 sampai 49 tahun ada 1 orang. Ada juga usia 50 sampai 59 tahun yaitu 2 orang, ditambah usia 70-79 tahun ada 1 orang," kata Iwan.

Sementara total ODP lanjut Iwan, jumlahnya ada 99 orang, dan dinyatakan selesai sebanyak 69 orang. Sedangkan yang masih dalam pemantauan ada 30 orang, dengan kalkulasi 60 orang laki laki dan 39 perempuan. Dari jumlah tersebut ada 97 WNI dan 2 WNA serta rentamg usia yang beragam. Tercatat, penambahan 1 pasien PDP asal sendang, saat ini dirawat di RSUD Waled.

"Ada 2 orang penambahan ODP berasal dari sindang laut dan kepuh. Mereka dirawat di RS ciremai dan mitra plumbon. Semoga mereka kembali normal dan mampu melawan virus mematikan ini," ujarnya.

Iwan menambahkan, usia ODP bukan didominasi usia lanjut, tapi ternyata pada usia produktif.  Tercatat dari 99 ODP, usia balita ada 4 orang. Usia 6 sampai 19 tahun ada 7 orang, usia 20 sampai 29 tahun berjumlah 42 orang, usia 30 sampai 39 tahun ada 25 orang. Sedangkan usia 40 sampai 49 tahun ada 16 orang, usia 50 sampai 59 tahun ada 4 orang. Hanya ada 1 orang yang menyerang usia 60 sampai 69 tahun.

"Setiap hari akan terus kami update. Kami meminta masyarakat untuk tenang dan selalu menjaga kesehatan. Selain itu, ikuti aturan pemerintah terkait protokol kesehatan menghadapi wabah covid-19 ini," tukas Iwan. (maman suharman).