Virus Corona Terus Menelan Nyawa di Bogor, Jumlah ODP-PDP Meningkat

Virus Corona Terus Menelan Nyawa di Bogor, Jumlah ODP-PDP Meningkat
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Pandemi Corona di Kota Bogor kian meresahkan. Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) serta Pasien Dalam Pemantauan (PDP) terus meningkat. Belum lagi korban meninggal kembali bertambah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan data ODP, PDP dan terkonfirmasi Positif Covid-19 Kota Bogor sampai Rabu (25/3) siang WIB, meningkat pesat. ODP total berjumlah 375 orang, selesai 32 orang dan yang masih dalam pemantauan 343 orang. Untuk PDP total ada 18 orang, selesai empat orang, dalam pengawasan RS ada 11 orang dan yang meninggal ada tiga orang.

"Nah yang tiga orang yang meninggal dalam status PDP,  saat ini masih menunggu hasil lab swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Orang terkonfirmasi positif Covid-19 masih berjumlah tujuh orang dan dalam pengawasan RS enam orang, satu orang meninggal dunia," ungkap Retno.

Sementara itu, dilain sisi Plt Wali Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pihaknya mendapatkan bantuan portabel wash vaksin juga tempat cuci tangan portabel. Indo Koperasi Kepolisian Republik Indonesia (Indokopol) dan PT Nebraska untuk namanya sterilation chamber atau bilik sterilisasi. Bilik desinfektan, dan ditempatkan di posko gugus tugas.

"Kami ingin memastikan diposko gugus tugas ini yang masuk sudah steril dan bebas dari Covid-19 ini. Aktivitas keluar masuk dan bantuan keluar masuk disini, kami tempatkan disini sementara," ungkap Dedie.

Dedie melanjutkan, kedepannya akan diadakan juga dari dana Biaya Tak Terduga (BTT) Kota Bogor degan 10 tempat diseputar Kota Bogor. Lokasinya yanh nanti ditempatkan disurvey terlebih dahulu.

"Kami dapat bantuan juga penyemprot desinfektan beberapa unit dan dibentuk ratusan titik. Tapi dengan peralatan ini bisa menambah titik-titik yang disemprot," tambahnya.

Dedie juga mengatakan, pihaknya mendapatkan bantuan perangkat cuci tangan portabel ditempatkan dua titik yang pertama dijalan Bata Pasar Bogor kemudian di RSUD Kota Bogor. Alat cuci tangan ini disumbangkan dari Alumni Fakultas Teknis Universitas Indonesia dan Alumni Fakultas Kedokteran UI dan PT Citra Karsa Dinamika.

"Mereka  menyumbang itu dan mudah-mudahan bermanfaat, sebetulnya dua perangkat ini sudah dipasang Perumda PPJ bekerjasama dengan Tirta Pakuan di areal pasar-pasar Kota Bogor Beberapa hari lalu," terangnya.

Dedie menegaskan, terakhir yang ada perkembangan dari ODP, PDP dan terkonfirmasi positif masih dihitung, hasilnya nanti akan disampaikan.

"Bisa dikonfirmasi pihak Dinkes Kota Bogor, karena kami tidak ingin gegabah dan daya haus valid. Untuk pemulasaran jenazah PDP dan Positif Covid-19 Kota Bogor dilokasikan di TPU Kayumanis, Tanah Sareal, informasi TPU Kayumanis," pungkasnya.(rizki Mauludi)