Darurat Covid-19, Polres Cimahi Akan Bubarkan Perkumpulan Massa

Darurat Covid-19, Polres Cimahi Akan Bubarkan Perkumpulan Massa

INILAH, Cimahi- Polres Cimahi tak segan-segan membubarkan perkumpulan masa di Cimahi dan KBB dalam bentuk apapun. Jika melawan, sanksi pidana penjara satu tahun pun menanti. 

Hal itu diungkapkan Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Marzuki Ismail menindaklanjuti maklumat Kapolri terkait penghentian sementara kegiatan yang mengundang massa atau orang banyak. 

Seperti diketahui, maklumat tersebut dikeluarkan Kapolri Jenderal Idham Azis terkait upaya pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Berbagai upaya pun sudah dilakukan, mulai dari meliburkan sekolah, social distancing, stay at home hingga work at home, dan terakhir penundaan kegiatan-kegiatan yang mengundang massa banyak. 

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris mengatakan, untuk masyarakat yang tetap berkumpul ataupun mengadakan kegiatan yang sifanya mengundang perkumpulan massa, pihaknya tak segan memberikan sanksi yang tegas.

"Apabila melawan dan tetap tidak mematuhi aturan, sanksinya bisa dipenjara satu tahun, ini aturan yang baru," katanya saat dihubungi, Rabu (25/3/2020).

Makanya hingga kini anggotanya terus meningkatkan patroli untuk memantau perkumpulan massa di semua wilayah, baik itu di Cimahi ataupun Kabupaten Bandung Barat. 

"Patroli terus kita lakukan dari pagi, siang hingga malam. Jika ditemukan kerumunan massa, kita bubarkan karena itu sudah sesuai maklumat Kapolri," katanya.

Menurutnya, dengan turunnya maklumat Kapolri tersebut di antaranya semua masyarakat di berbagi wilayah dilarang melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan massa.

Misalnya, Yoris mencontohkan,  resepsi pernikahan, konser musik dan kegiatan lain yang sifatnya ada perkumpulan orang banyak, untuk sementara ini dilarang. (Ahmad Sayuti)