Kodim Semprot Disinfektan Areal Publik dan Siap Bubarkan Kerumunan Massa

Kodim Semprot Disinfektan Areal Publik dan Siap Bubarkan Kerumunan Massa
Foto: Rizki Mauludi

INILAH, Bogor - Sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Kota Bogor, Kodim 0606 Kota Bogor melakukan penyemprotan disinfektan massal di sejumlah fasilitas umum, Kamis (26/3/2020). 

Dandim 0606 Kota Bogor Kolonel ARM Teguh Cahyadi mengatakan, area yang disemprot yakni fasilitas-fasilitas umum seperti masjid, sekolah, pos kamling, dan tempat-tempat yang menjadi tempat kerumunan warga. Penyemprotan dilakukan dengan dua cara yakni menggunakan mobil dan semprotan portable. 

"Penyemprotan menggunakan mobil khusus menyemprot bagian luar sedangkan yang di dalam ruangan menggunakan penyemprotan portable," kata Teguh.

Dia menyebutkan, selain melakukan penyemprotan pihaknya juga memberikan imbauan kepada masyarakat dengan mengendarai mobil yang dipasangi pengeras suara.

Teguh menjelaskan, kegiatan penyemprotan massal ini akan dilakukan di enam kecamatan secara bertahap selama tiga hari. Pada Kamis (26/3/2020) ini dilakukan di Kecamatan Bogor Tengah dan Barat. Jumat (27/3/2020) besok akan dilanjutkan ke Bogor Timur dan Selatan. Sabtu (28/3/2020) nanti di Bogor Utara dan Tanah Sareal. 

"Hari ini, area Bogor Tengah yang disemprot mulai dari Jl. Sudirman menuju Koramil Bogor Tengah, lalu ke sekolah-sekolah, masjid, hingga Yayasan Al Ghozali di Jalan Semeru. Kemudian di Bogor Barat mulai dari tanjakan Sarijan, masjid, sekolah, posyandu hingga depan pasar Gunung Batu. Fokus utamanya area publik," jelasnya.

Dia juga menambahkan, sesuai instruksi dari pemerintah pusat pihaknya juga rutin melakukan patroli untuk membubarkan kerumunan massa yang ada dipinggir jalan dan tempat-tempat keramaian.

"Setiap hari dari pagi, siang hingga malam, para Babinsa dan petugas piket S3B (setiap saat siap bergerak) selalu bergerak berpatroli membubarkan kerumunan massa yang biasa nongkrong di warung-warung, termasuk Rojali (rombongan jamaah liar) yang ada dipinggir jalan," pungkasnya. (Rizki Mauludi)