Jabar I Rilis TASYA Layanan Chat Otomatis

Jabar I Rilis TASYA Layanan Chat Otomatis
Ilustrasi (istimewa)

INILAH, Bandung - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meniadakan sementara pelayanan perpajakan langsung di tempat pelayanan terpadu pada kantor pelayanan pajak (KPP) di seluruh Indonesia terhitung 16 Maret hingga 5 April 2020. Kebijakan ini sebagai upaya pencegahan Covid-19.

Peniadaan sementara pelayanan perpajakan yang dilakukan secara langsung tersebut, dikatakan Kepala Kanwil DJP Jawa Barat I Neilmaldrin Noor, termasuk juga pelayanan perpajakan yang dilakukan di pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan layanan luar kantor (LDK).

Meskipun layanan perpajakan secara langsung di kantor pajak ditiadakan, wajib pajak (WP) tetap dapat menyampaikan surat pemberitahuan (SPT) tahunan maupun massa melalui sarana pelaporan elektronik atau online (e-filing/e-form) di laman www.pajak go.id atau untuk pelaporan SPT massa dapat pula dikirim melalui pos tercatat.

"Pengisian SPT Tahunan dapat dilakukan secara mandiri dengan panduan yang ada di laman www.pajak.go.id.," kata Neil pada Kamis (26/3/2020).

Berdasarkan data pada sistem administrasi Kanwil DJP Jabar I, sampai dengan Selasa (24/3/2020) tercatat sebanyak 536.164 SPT Tahunan yang masuk secara online atau 35,47 persen dari jumlah 1.470.350 WP terdaftar yang wajib menyampaikan SPT. Dari keseluruhan SPT yang masuk tersebut, 90,24 persennya atau sejumlah 483.821 SPT dilaporkan melalui e-filing, sedangkan sisanya melalui kanal lainnya.

"Masih terdapat 934.186 wajib pajak yang belum melaporkan SPT Tahunan dan berpotensi membutuhkan layanan konsultasi pengisian SPT maupun perpajakan lainnya," ucapnya.

Menurut dia, untuk mengantisipasi permintaan layanan online yang semakin meningkat, maka Kanwil DJP Jabar I mengembangkan layanan konsultasi via chat otomatis agar pelayanan terhadap WP berjalan lebih baik, terlebih selama massa darurat wabah covid-19.

Layanan konsultasi ini, ditambahkan dia diberi label TASYA yang merupakan akronim dari TAnya SaYA. TASYA berangkat dari semangat melayani WP dan membantu memberikan kemudahan agar WP dapat menunaikan hak dan kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan yang berlaku.

"TASYA dapat dihubungi via chat WhatsApp di nomor 081326422117 (wa.me/6281326422117) atau melalui direct message (DM) akun Instagram @pajakjabar1 (https://www.instagram.com/pajakjabar1). Layanan ini bisa membantu menjawab pertanyaan-pertanyaan umum perpajakan kapan dan di manapun karena bisa diakses 7 x 24 jam," ujar dia.

TASYA dikatakan dia, memiliki enam fitur utama yaitu panduan pajak, persyaratan pajak, formulir pajak, tenggat pajak, tanya dan konsultasi, serta daftar kontak KPP se-Kanwil DJP Jabar I. Kehadiran TASYA akan menambah akses WP untuk mendapatkan informasi selain melalui call center 1500 200, chat @kring_pajak baik via twitter maupun website www.pajak.go.id, dan telepon atau media sosial kantor pajak.

"Peluncuran TASYA juga bertujuan membuat layanan kepada wajib pajak semakin efektif dan dapat menjangkau wajib pajak milenial yang sudah terbiasa dengan chatting. Semoga bisa berdampak positif terhadap kepatuhan wajib pajak, karena #PajakKuatIndonesiaMaju," pungkasnya. (yogo triastopo)