Atasi Dampak Sosial Ekonomi Covid-19, Pemkab Garut Percepat Anggaran Swakelola Dinas PUPR Rp27 Miliar

Atasi Dampak Sosial Ekonomi Covid-19, Pemkab Garut Percepat Anggaran Swakelola Dinas PUPR Rp27 Miliar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Pencegahan penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Garut yang cukup lama memberikan dampak terhadap sosial ekonomi setempat. Untuk itu, Pemkab Garut berencana mempercepat pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bersifat swakelola di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Total anggaran kegiatan swakelola tersebut mencapai sekitar Rp27 miliar. Rencananya, itu akan mulai dilaksanakan pekan depan.

“Misalnya, ada jalan desa yang dilakukan swakelola Dinas PUPR bersama desa. Nah, pegawainya itu kita perbanyak dan itu kita lebihkan upahnya. Misalnya pekerja sampai sore, upahnya dari Rp75 ribu menjadi Rp100 ribu,” kata Bupati Garut Rudy Gunawan di Pamengkang Pendopo Garut, Kamis (26/3/2020).

Selain itu, jumlah kebutuhan pekerja juga ditambah. Semisal, awalnya hanya sepuluh pekerja nantinya menjadi 25 pekerja.

"Ini salah satu upaya penanggulangan dalam permasalahan ekonomi karena dampak sosial dari status darurat virus corona," ujarnya.

Berbagai upaya memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 di Kabupaten Garut juga terus dilakukan Pemkab Garut bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Garut, dan masyarakat berbagai kalangan. Termasuk melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai tempat mulai 26 hingga 28 Maret 2020.

"Kami juga ke depan akan lebih tegas lagi, sebagaimana maklumat yang dikeluarkan oleh Kapolri dan instruksi Kemendagri bahwa tidak ada jalan lain selain menjaga jarak atau social distancing harus ditegakkan dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona di Kabupaten Garut," ucapnya. (Zainulmukhtar)