Perusahaan di Purwakarta Harus Terlibat dalam Penanganan Pandemi Corona

Perusahaan  di Purwakarta Harus Terlibat dalam Penanganan Pandemi Corona
Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika.

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, meminta seluruh perusahaan yang ada untuk turut terlibat dan membantu dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran wabah corona. Salah satunya, dengan melakukan langkah antisipasi di lingkungan perusahaan masing-masing.

Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menuturkan, pihaknya telah menyebar surat edaran terkait hal tersebut. Intruksi yang harus dijalankan oleh seluruh perusahaan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Presiden RI terkait percepatan penanganan covid-19.

“Surat edaran ini, juga merujuk pada edaran Menteri Ketenagakerjaan tentang perlindungan buruh dalam rangka pencegahan dan penanggilangan covid-19,” ujar Anne kepada INILAH, Jumat (27/3/2020).

Anne menjelaskan, dalam edaran nomor 560/1017/Disnakertrans itu, ada beberapa poin yang harus dilaksanakan oleh seluruh perusahaan. Di antaranya, perusahaan diminta menyiapkan kesiapsiagaan untuk pencegahan penyebaran corona. Tujuannya, untuk memperkecil resiko penyebaran virus terhadap para buruhnya.

Dalam poin ini, kata dia, ada beberapa tindakan yang harus dilakukan perusahaan. Yakni, harus melaksanakan pengecekan rutin suhu tubuh, baik kepada para buruh maupun tamu yang datang ke lingkungan perusahaan. Kemudian, harus menyediakan sarana edukasi terkait covid-19, serta menyediakan fasilitas cuci tangan di sejumlah area.

Pihaknya juga berpesan kepada seluruh menejemen perusahaan, untuk segera membawa para pekerja ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat jika dari mereka ada yang mengalami gejala-gejala yang terindikasi corona. Misalnya, mengalami demam, batuk dan sesak nafas berat.

“Selain itu, dalam edaran tersebut juga termasuk meminta supaya perusahaan melakukan penyemprotan disinfektas di seluruh area perusahaan secara berkala,” jeas dia.

Dalam edaran tersebut, Anne menambahkan, pihaknya juga meminta supaya seluruh perusahaan melakukan penyesuaian dan pengaturan waktu kerja bagi buruhnya selama tanggap corona. Termasuk mengatur soal penerapan Sosial Distancing di lingkungan perusahaan.

“Hal lebih penting, perusahaan harus lebih komunikatif dan selalu berkordinasi dengan pihak-pihak terkait dalam upaya pencegahan wabah corona ini. Kami berharap, semua perusahaan yang ada bisa menjalankan isi dari edaran tersebut sebagaimana mestinya. (Asep Mulyana)