Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Bandung Aman

Ketersediaan Bahan Pokok di Kota Bandung Aman
Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah. (Antara Foto)

INILAH, Bandung- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap dalam kondisi yang aman dalam situasi pandemi corona atau Covid-19.

Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan pihaknya telah melakukan pantauan di 37 pasar dan toko modern di Kota Bandung dan terlihat pandemi corona belum terlalu berdampak terhadap sektor kebutuhan pokok masyarakat.

"Kita pantau juga di pasar-pasar, di 37 pasar juga di toko moderen, kebutuhan pokok di Kota Bandung aman sampai menjelang bulan Ramadhan," katanya di Bandung, Jumat.

Meski demikian, menurutnya ada dua komoditas yang kini harganya naik karena mengalami kelangkaan yakni gula pasir dan bawang bombai.

Saat ini gula pasir di pasaran dijual Rp17.500/kg sedangkan harga eceran tertinggi (HET) hanya Rp12.500.

Kemudian bawang bombay dijual Rp150.000 - Rp 200.000/kg. Namun karena bawang bombay tidak termasuk ke dalam kebutuhan pokok, menurutnya konsumsi bawang bombay bisa dikurangi.

Selain itu, ia memastikan komoditas lainnya dalam keadaan yang tersedia. Berdasarkan pantauan Disdagin yang dilakukan di sejumlah pasar setiap hari Kamis, harga komoditas bahan pokok tetap stabil.

"Hanya dua komoditas itu saja yang agak langka, tapi sebentar lagi pemerintah pusat akan melakukan impor dua komoditas itu, Insyaallah komoditas itu normal kembali harganya," kata dia.

Menurutnya kelangkaan dua komoditas itu bukan karena adanya virus corona di Indonesia. Melainkan karena keterlambatan impor pada saat wabah corona terjadi di luar negeri.

Maka dari itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik karena wabah corona, apalagi hingga memborong belanja. Karena jika ada kepanikan belanja, maka hal itu dapat mengganggu kestabilan harga.

"Stok kebutuhan pokok di masyarakat aman, harga stabil, sehingga tidak ada kekhawatiran ridak perlu panik buying, sesuai dengan kebutuhan saja," kata dia.