Sempat Jemput Bima Arya, Pejabat ASN Kota Bogor Meninggal

Sempat Jemput Bima Arya, Pejabat ASN Kota Bogor Meninggal
ilustrasi

INILAH, Bogor - Salah satu pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor meninggal dunia pada Jum'at (27/3/2020) malam. Dari informasi yang dihimpun pejabat tersebut sempat menjalani isolasi di RSUD Kota Bogor hingga harus menjalani perawatan di ICU RSUD Kota Bogor.

Plt Wali Kota Bogor Dedie A Rachim membernarkan kabar meninggalnya salah satu ASN Kota Bogor tersebut. "Walaikumsalam. Iya kang," ungkapnya saat dikonfirmasi INILAH.

Saat ditanyakan, pejabat tersebut salah seorang yang menjemput Wali Kota Bogor Bima Arya, hal itu dibenarkan. "Iya kang," tambahnya.

Sebelumnya, Angka Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien terkonfirmasi positif di Kota Bogor semakin meningkat, akan tetapi kondisi Kota Bogor tetap banyak kendaraan yang melintas serta warga-warga yang masih beraktivitas diluar seakan tidak terjadi apapun pada Jum'at (27/3/2020). 

Lagi-lagi Plt Wakil Wali Kota Bogor kembali mengingatkan untuk ketiga kalinya agar masyarakat berdiam diri dirumah dan keluar apabila dirasakan sangat penting.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Sri Nowo Retno mengatakan, data  ODP, PDP dan terkonfirmasi  Positif  Covid-19 Kota Bogor saat ini berjumlah 589, dengan 45 orang selesai dan masih dalam  pemantauan ada 544 orang. PDP total ada 37 orang, selesai enam orang, dalam  pengawasan Rumah Sakit (RS) 24 orang dan yang meninggal menjadi tujuh orang. Untuk PDP yang meninggal ini, masih menunggu  hasil lab swab dari Litbangkes Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 

"Yang terkonfirmasi positif  Covid-19 bertambah jumlah menjadi sembilan orang, dalam pengawasan RS ada delapan orang dan yang meninggal satu orang," ungkap Retno dalam keterangan tertulis pada Jum'at (27/3/2020) sore. (Rizky Mauludi)