Bersama KKSS, Masyarakat Sebatik Utara Antisipasi Wabah Corona

Bersama KKSS, Masyarakat Sebatik Utara Antisipasi Wabah Corona
Ilustrasi (Istimewa)

INILAH, Kaltara - Covid-19 atau lebih dikenal virus corona, saat ini memang menjadi perhatian dunia, selain penyebarannya sangat cepat. Virus kecil dengan ukuran 0,125 mikron tersebut juga mematikan.

Hal inilah yang mendorong KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) terus berupaya melakukan  sosialisasi dan bakti sosial dengan melakukan penyemprotan disinfektan di berbagai wilayah Kalimantan Utara.

Setelah sebelumnya, penyemprotan disinfektan untuk fasilitas umum, seperti masjid, musala, dan gereja di Kabupaten Tarakan, kali ini kegiatan KKSS bersama masyarakat Sebatik Utara, di Kabupaten Nunukan, Rabu (25/3).

KKSS Pusat, Drs. Moch Sholeh Hidayat mengatakan, pihaknya melakukan sosialisasi Covid-19 untuk menekan dan memutus mata rantai perkembangannya.

“Kita memberikan edukasi terhadap masyarakat, biar lebih mengerti pola hidup bersih dan sehat (PHBS), dan imbauan pemerintah untuk tetap di rumah (stay at home) sehingga masyarakat tetap waspada,” tuturnya.

Namun demikian, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap tenang dan berhati- hati. “Jangan panik, selalu memakai masker, cuci tangan dengan air mengalir dan pakai sabun atau hand sanitizer,” katanya.

Selain itu dalam sosialisasi, KKSS menyampaikan teknis pembuatan antiseptik untuk bisa direkomendasikan ke warga lain. “Kalau mereka bisa membuat, otomatis warga lain juga bisa mengikuti, saat ini sulit untuk mendapatkannya, jadi lebih jelas manfaatnya,” tandas dia.

Hal senada dikatakan, Danramil Sebatik Utara, Mayor Moh. Bakri, sebagai Ketua Gugus Tugas menyampaikan, pihaknya tetap optimalisasi dan konsisten mendukung usaha mandiri, terlebih di sini merupakan daerah perbatasan.

“Mengenai jalan tikus, kita sudah antisipasi hal itu, di sana ada Babinsa yang selalu standby di perbatasan. Jadi kita selalu cek yang masuk wilayah sini, intinya kita tetap siaga penuh untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Wilayah Sebatik Utara, Insya Allah masih tetap terkendali,” tegas Mayor Moh. Bakri.

Sementara itu, Kepala Desa Sei Pancang Kaharudin mengaku bersyukur pihaknya mendapat edukasi oleh KKSS Pusat, terlebih daerahnya merupakan daerah perbatasan. “Kami bersyukur, ini sangat berarti bagi kami masyarakat Sebatik Utara,” Ucapnya.

Untuk itu, dia berharap sosialisasi dapat bermanfaat bagi warganya dan masyarakat Kaltara secara umum. “Semoga Covid-19 di wilayah kami segera berakhir, terima kasih KKSS,” tegas Kaharudin pada awak media. Rabu (25/3/2020).

Kegiatan KKSS tersebut, diikuti seluruh Muspika Sebatik Utara, kader, dan masyarakat yang berlangsung selama dua hari, dari tanggal 25 Maret dan berakhir 26 Maret 2020. (sur)