Jakarta Lockdown, Ade Yasin Akan 'Pelototi' Vila-vila di Puncak

Jakarta Lockdown, Ade Yasin Akan 'Pelototi' Vila-vila di Puncak
Ilustrasi/Reza Zurifwan


INILAH, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin mulai bersiap mengawasi vila - vila yang ada di Kawasan Puncak. Muncul kabar para pemililik vila yang umumnya warga DKI Jakarta akan berbondong - bondong ke Kawasan Puncak pasca DKI Jakarta ditetapkan lockdown.

"Kami bersama kepolisian dan TNI akan menyekat akses atau jalan dari DKI Jakarta menuju Kawasan Puncak, karena kami khawatir pasca DKI Jakarta di lock down bakal ada warga mereka yang berbondong - bondong atau mudik ke Kawasan Puncak untuk tinggal di vila - vila," kata Ade kepada wartawan di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Senin (30/3).

Ibu dua orang anak ini menerangkan bahwa penyekatan arus kendaraan menuju Kawasan Puncak untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (corvid 19).

"Langkah pengawasan atau penyekatan arus kendaraan menuju Kawasan Puncak ini juga untuk melindungi warga sekitar, kepada warga DKI Jakarta saya himbau untuk tetap tinggal di rumahnya karena Kabupaten Bogor juga masuk zona merah atau beresiko  hingga bisa aja jadi mereka tertular atau terpapar wabah virus corona disini," terangnya.

Selain melibatkan kepolisian dan TNI, jajarannya juga melibatkan Dinas Perhubungan dan Satpol PP untuk mengawasi dan penyekatan arus kendaraan menuju Kawasan Puncak, kepada mereka ia akan mengusulkan akan diberikan intensif.

"Kepada petugas Dinas Perhubunga dan Satpol PP yang kerja ekstra akan kami berikan intensif, saat ini sudah saya usulkan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)," tutur Ade.

Ditemui ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor Ade Yana menjelaskan bahwa jajarannya siap melaksanakan perintah Bupati Bogor Ade Yasin.

"Dinas Perhubungan akan berlakukan shift atau jam kerja untuk melakukan pengawasan atau penyekatan arus kendaraan menuju Kawasan Puncak, selain jalur utama, kami juga akan awasi jalur - jalur 'tikus'," jelas Ade Yana.

Mantan Camat Klapanunggal ini melanjutkan pengawasan atau penyekatan arus kendaraan menuju Puncak ini hanya dilakukan di pintu masuk atau keluar Kawasan Puncak baik itu di Ciawi atau perbatasan dengam Kabupaten Cianjur seperti di Puncak Pass. (Reza Zurifwan)