Positif Corona, Ini Aktivitas Wander Luiz Selama Jalani Isolasi

Positif Corona, Ini Aktivitas Wander Luiz Selama Jalani Isolasi
Striker Persib Bandung Wander Luiz. (Bambang Prasethyo)

INILAH, Bandung - Striker Persib Bandung, Wander Luiz tetap menjalani aktivitasnya meski sudah dinyatakan positif terjangkit virus corona (Covid-19).

Bahkan pemilik nomor punggung 9 dari Brasil ini mampu melahap seluruh program yang diberikan jajaran pelatih untuk menjaga kebugarannya. 

Menurutnya, tidak ada cara lain untuk tetap beraktivitas. Apalagi hingga saat ini, top skorer sementara Liga 1 2020 dengan perolehan 4 gol itu tak merasakan gejala terjangkit virus corona seperti demam, batuk hingga flu. 

"Saya sekarang baik-baik saja. Saya juga melakukan program latihan di rumah seperti yang dianjurkan tim pelatih," ungkap Luiz seperti dilansir laman resmi Persib, Senin (30/3/2020).

Sejauh ini, Luiz masih tetap menjalani isolasi mandiri di kediamannya. Ini merupakan hari ketiga bagi Luiz sejak diputuskan positif terjangkit virus corona. 

Sebelumnya, Dokter Persib, Mochamad Rafi Ghani memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi Wander Luiz bisa sembuh dari virus corona. Pasalnya Luiz tak menunjukan gejala-gejala, baik itu ringan, sedang atau berat. 

"Tapi tetap dia harus melakukan isolasi mandiri. Dia tidak boleh ada kontak dengan siapapun dalam rangka untuk memutus rantai penyebaran. Khawatirnya dengan kondisi yang bagus itu, menularkan kepada seorang yang kondisi badannya tidak bagus," katanya. 

Rafi optimistis pemainnya itu bisa mengatasi Covid-19 alias sembuh dan bisa kembali melakukan aktivitas seperti biasanya. Sebab saat ini para pemainnya dalam keadaan bugar. 

"Saya yakin ini akan sembuh dengan sendirinya selama bebrapa tahapan bisa dilewati dengan baik, tegasnya.

Rafi juga yakin para pemain Persib lainnya tidak terpapar virus corona meski selama ini selalu bersama-sama. Sebab selama ini seluruh pemain, pelatih dan ofisial menjaga jarak aman.

"Selama ini pemain juga sudah menjaga jarak dan tidak melakukan kontak fisik seperti salaman jaga jarak juga. Buktinya, orang-orang yang dekat dia, negatif. Tapi tetap kita harus berhati-hati karena ini didalam tim. Tapi saya yakin semuanya sehat. Kita tetap harus melakukan isolasi mandiri. Kita lihat hasilnya 14 hari kedepan," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)