RSUD Cililin Isolasi Pasien Positif Corona, Warga Batujajar

RSUD Cililin Isolasi Pasien Positif Corona, Warga Batujajar
istimewa

INILAH, Ngamprah- RSUD Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB) merawat seorang pasien positif corona atau Covid-19. Korban merupakan seorang perempuan asal Batujajar yang ikut seminar keagamaan di Hotel Lembang Asri pada awal Maret 2020.

Pasien positif corona tersebut dirawat di RSUD Cililin dikarenakan rumah sakit rujukan penuh. Kendati begitu, Dinkes KBB menjamin penanganan pasien tersebut maksimal kendati RSUD bukan rumah sakit rujukan. 

"Mau tak mau kita rawat di ruang isolasi (RSUD) Cililin dan dipastikan aman untuk pasien lain. Lantaran rumah sakit rujukan penuh," kata Kadinkes KBB Hernawan Widjajanto, saat dihubungi, Selasa (31/3/2020). 

Hernawan mengakui jika ruang isolasi masih dalam tahap proses penyelesaian dan standarnya lagi ditingkatkan. Dikarenakan hingga kini ruangan tersebut belum memenuhi standar penanganan pasien positif corona. 

Tapi Hernawan memastikan memastikan ruang isolasi itu akan aman untuk pasien yang lain karena jalur dan ruangannya dipisahkan dengan ruangan pasien umum. Selain itu, Dinkea juga terus melakukan pemantauan.

"Kita pantau terus dan pastikan protap para petugas medis di rumah sakit. Kita juga harus meyakinkan ke masyarakat tetap aman," ujarnya. 

Berdasarkan informasi, korban merupakan orang tua dari cluster Lembang yang positif dan tengah dirawat di RSHS. Sebelum dirawat dk RSUFD Cililin, pasien tersebut dirujuk ke rumah sakit rujukan tapi penuh. Dari Hasil rontgen, paru-paru perempuan lanjut usia itu sudah kronis. 

Sementara hasil rapid tea di Puskesmas Cimareme, Jumat (27/3/2020), Dinkes kembali mengumumkan pasien positif Corona di KBB bertambah satu orang lagi, dan kini totalnya menjadi lima orang. Pasien merupakan seorang laki-laki asal Cilame. 

"Betul, dia positif Covid-19, tapi tidak di rawat di rumah sakit karena tidak ada gejala, sehingga bisa melakukan isolasi diri di kamar rumahnya,"  tambahnya.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan tracking untuk menulusuri riwayat perjalanan dan aktivitas pasien. Namun, berdasarkan informasi awal, dia memang memiliki riwayat perjalanan ke luar negeri.

Untuk memastikan, pasien tersebut akan kembali di tes ulang, dengan menggunakan metode molekuler atau Polymerase Chain Reaction (PCR) agar hasilnya benar-benar akurat.

Pasien positif Covid-19 di KBB sudah ada 5 orang dan 4 orang di antaranya berkaitan erat dengan klaster seminar keagamaan di Lembang. 

Dari 5 pasien itu, 2 pasien positif asal Parongpong yang sudah meninggal dunia, 1 dirawat di RSHS dan 1 dirawat di RSUD Cililin, 1 pasien masih menunggu hasil swab RSHS Bandung dan terkahir warga Desa Cilame. (Ahmad Sayuti)