Pemkot Bogor Bentuk RW Siaga Corona

Pemkot Bogor Bentuk RW Siaga Corona
istimewa

INILAH, Bogor- Pemerintah Kota Bogor membentuk RW Siaga Corona yang diharapkan bisa menjadi sumber data dan informasi bagi masyarakat juga pemerintah.

 

“Salah satu dibentuknya RW siaga ini agar masyarakat lebih terlibat, misalnya ada tokoh pemuda, LPM maupun Babinsa ataupun Babinkamtibmas,” tutur Plt Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Selasa (31/3/2020).

 

Dia berharap ada pendataan atau pemetaan dua kelompok masyarakat. Saat ini sudah terdaftar dalam kelompok masyarakat miskin dengan jumlah kurang lebih 69 orang.

 

“Setiap bulan mendapatkan voucher nilainya perorang Rp150ribu dan diberikan dalam bentuk sembako ada beras, minyak, sarden, cornet dan telur,” tutur Dedie. Langkah tersebut dilakukan mengenai masalah sosial baru yakni mengurangi kelompok miskin baru (misbar).

 

Perihal merebaknya virus corona Dedie meminta masyarakat agar mematuhi anjuran untuk berdiam diri dirumah, social distancing dan lainnya.  Menurut Dedie, ada beberapa hal rekapitulisasi data yang positif Covid-19 melonjak signifikan dari hasil dua kali rapid test.

 

“Jadi untuk total positif Covid-19 jumlah totalnya 21 yang meninggal 4 dan sisa 17 di karantina ada pak Bima dan beberapa yang lain mendekati selesai masa Isolasi,” ucapnya.

 

Dia menyebut, untuk orang dalam pemantauan (ODP) jumlah dalam pemantauan 423 orang. “Rangkaian test rapid ODP sudah selesai 251 orang jadi totalnya terdata 672 orang. Kemudian yang PDP ini saat ini ada 35 orang masih dalam pengawasan, dari pendataan 54 orang, sudah selesai enam orang dan yang meninggal 13 orang. Total meninggal baik PDP maupun positif 15 orang angkanya," ungkap Dedie. (Rizky Mauludi)