Hasil Rapid Test di Cimahi, Alhamdulillah Semua Negatif

Hasil Rapid Test di Cimahi, Alhamdulillah Semua Negatif

INILAH, Cimahi- Dinkes Kota Cimahi menyebutkan, hasil rapid test massal menunjukan semua peserta negatif Corona Virus Disease (Covid-19).

Tes massal sendiri dilaksanakan di Cimahi Techno Park, Jalan Raya Baros, pada Selasa (31/3/2020). Dari total 394 pendaftar, hanya 153 orang yang mengikuti tes, sisanya mangkir dari panggilan. 

"Alhamdulillah semuanya negatif, enggak ada yang perlu pemantauan lanjutan," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Rabu (1/4/2020).

Sebelumnya, peserta yang mendaftar lewat http://pikobar.jabarprov.go.id milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat mencapai 394 orang yang sudah mendapat panggilan ikut rapid test di Kota Cimahi.

Rapid test massal hanya dilaksanakan sekali saja. Namun jika ada masyarakat yang pernah kontak dengan pasien, atau pernah bepergian dari daerah zona merah Covid-19 diminta untuk menghubungi posko atau mendatangi Puskesmas di Kota Cimahi.

"Yang tidak hadir kita gak tahu. Yang ngundang dari Pikobar  sementara kalau ada waega yang terindikasi gejala, seperti demam tinggi, batuk, sakit tenggorokan, pilek sesak nafas periksakan langsung," ujarnya.

Untuk saat ini, lanjut Rini, yang akan diprioritaskan pihaknya adalah Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga pasien positif agar bisa sembuh.

Kemudian yang tak kalah penting adalah keselamatan dan keamanan para tenaga medis yang berada di garda terdepan dalam penanganan virus ini. Jangan sampai, kata Rini, mereka-mereka ini terpapar sehingga membahayakan pasien.

"Tenaga kesehatan prioritas utama yang ada di garda terdepan. Kalau positif kan bahaya juga," katanya.

Rini menjelaskan, rapid test hanya untuk mendeteksi secara dini Covid-19, sebagai langkah untuk memutus penularannya. Jika hasilnya terapat gejala-gejala klinis, maka harus dilakukan swab test agar lebih akurat. (Ahmad Sayuti)