#K2C Mengenang 13 Tahun Chrisye Secara Digital

#K2C Mengenang 13 Tahun Chrisye Secara Digital
istimewa

INILAH, Jakarta - Komunitas Kangen Chrisye (#K2C) atau komunitas penggemar mendiang musisi legendaris Chrisye punya tradisi unik memperingati hari wafat Chrisye yang jatuh pada 30 Maret.

"Biasanya, kami bikin acara kecil. Ada pengajian bersama anak yatim, kumpul bersama kerabat keluarga Chrisye sambil berdoa, mengenang dan juga menyanyikan lagu-lagu yang pernah dipopulerkan Chrisye," kata Ferry Mursyidan Baldan, Penggagas #K2C dalam keterangan tertulis, Selasa (1/4/2020).

Pada peringatan wafat Chrisye tahun ini, #K2C sebenarnya sudah menyusun acara diskusi bersama musisi Erwin Gutawa. Acara akan diselenggarakan di sebuah caf, di Jakarta Selatan. "Kami juga sudah menginformasikan kegiatan ini kepada Pasha, putra dari almarhum Chrisye," ujar Ferry.

Bukan itu saja, #K2C bahkan sudah berkunjung ke Erwin Gutawa untuk menyampaikan ide ini, dan Erwin setuju menjadi narasumber diskusi, dengan tema "perjalanan karier Chrisye yang terus berlanjut, meskipun 13 tahun ia telah wafat".

"Tetapi, acara terpaksa kami batalkan karena adanya pandemi Corona, sekaligus mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak melakukan kegiatan yang membuat berkumpulnya orang banyak," papar Ferry lagi.

Adanya imbauan pemerintah untuk social distancing membuat #K2C mengadakan acara peringatan kepergian Chrisye dalam bentuk digital yakni audio video. "Kami mengirim beberapa pertanyaan via Whatsapp. Para narasumber menjawab via video dari kediaman masing-masing. Selain Erwin Gutawa, kami meminta pendapat tambahan dari Candra Darusman, Keenan Nasution juga James F Sundah," ujar Ferry.

Lewat kegiatan itu, #K2C berharap para musisi dan penyanyi sekaligus mengajak followernya di media sosial untuk tetap positif dan semangat dalam menghadapi pandemi corona. (inilah.com)