Di Tengah Kejenuhan, Pemain Persib Dipaksa Berlomba

Di Tengah Kejenuhan, Pemain Persib Dipaksa Berlomba

INILAH, Bandung - Sejumlah penggawa Persib Bandung mulai mengalami kejenuhan. Pasalnya Liga 1 2020 ditunda cukup panjang akibat virus corona (Covid-19).

Semula hingga akhir Maret, kini kompetisi tertinggi tanah air itu ditunda sampai akhir Mei. Keputusan itu dikeluarkan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) karena sesuai dengan anjuran pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Tak hanya itu, para pemain Persib ini juga harus berdiam diri di rumah dan menjaga jarak dengan orang lain untuk memutus rantai penyebaran dari virus yang berawal dari Wuhan, China itu. 

Jajaran pelatih Persib pun mencoba mencari cara untuk mengusir kejenuhan yang dialami para pemainnya. Tak hanya memodifikasi program latihan yang diberikan, para pemain dipaksa untuk bisa memamerkan karya latihannya sendiri melalui rekaman video. 

Pelatih fisik Persib, Yaya Sunarya mengatakan bahwa kegiatan ini sama halnya dengan perlombaan. Para pemain harus bisa menunjukan program latihan mandirinya dengan menarik.

"Jadi pemain berlomba untuk memberikan video latihannya sendiri, bebas apa saja. Jadi dalam satu pekan itu ada dua hari sesi recovery latihan yang bisa dipergunakan," ujar Yaya seperti dilansir laman resmi Persib. 

Yaya memastikan akan berupaya agar para pemainnya itu tidak mengalami kejenuhan. Sehingga para pemainnya ini tetap bersemangat menjalani latihan meski Liga 1 2020 akan kembali dimulai pada awal Juni. 

"Kami berusaha memanage program-program yang diberikan. Dalam satu minggu ada recovery latihan," katanya. 

Meski demikian, Yaya tidak membeberkan secara rinci reward yang akan diberikan kepada pemainnya atas hasil karya yang menariknya dalam perlombaan tersebut. 

"Intinya ini merupakan sebuah upaya pelatih dalam memberikan pemahaman untuk pemain dalam menjalankan program latihan dalam situasi sulit akibat wabah virus corona," jelasnya.(Muhammad Ginanjar)