Physical Distancing, Milenial Akses Layanan JKN-KIS via Online

Physical Distancing, Milenial Akses Layanan JKN-KIS via Online
istimewa

INILAH, Bandung - Di tengah berkembangnya pandemi Corona Virus Diseases (Covid-19), sebagai badan hukum publik yang mengemban tugas untuk menyelenggarakan program jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, BPJS Kesehatan tetap beroperasi dan terus memberikan pelayanan sebaik mungkin.

Untuk menekan penyebaran virus tersebut, BPJS Kesehatan membatasi layanan yang diberikan di kantor cabang. Akan tetapi, untuk pelayanan yang bersifat urgent dan harus dilakukan di kantor cabang, tetap akan dilayani sesuai dengan standar prosedur yang telah ditetapkan.

Sesuai dengan protokol penanganan virus corona, BPJS Kesehatan Cabang Bandung telah melakukan pengukuran suhu tubuh pengunjung, penyediaan hand sanitizer, penggunaan masker bagi petugas area pelayanan, dan melakukan disinfeksi di area kantor BPJS Kesehatan. Tak hanya itu, ruang tunggu antrean pun diatur berjarak.

Sedangkan untuk pelayanan yang dapat dilakukan secara mandiri oleh peserta, BPJS Kesehatan telah menyediakan langkah-langkah melalui berbagai akses kemudahan antara lain melalui Aplikasi Mobile JKN, Care Center 1500 400, dan CHIKA (Chat Assistant JKN) yang dapat dicoba melalui Telegram, WhatsApp, dan Facebook Messenger di nomor 08118750400. Hal ini sebagai upaya untuk menghindari kontak langsung. Layanan-layanan tersebut sangat mudah diakses oleh peserta, dimana dan kapan saja.

Salah satu peserta JKN-KIS yang telah memanfaatkan beberapa fitur di atas, Fitriani Zuhrotin (22). Ia awalnya membutuhkan beberapa informasi terkait kepesertaannya. Setelah mendapat info bahwa pengurusan administrasi JKN-KIS dapat dilakukan secara online dan mandiri, ia mengurungkan niatnya ke Kantor Cabang Bandung.

“Awalnya saya dapat info tentang Chika, katanya bisa chat nanti akan direspons Artificial Intelligence atau sistem. Dari Chika diarahkan untuk download Aplikasi Mobile JKN. Ternyata benar, aplikasinya sangat lengkap. Fiturnya sederhana tapi sangat bermanfaat. Apalagi buat kalangan rebahan seperti saya,” tutur Fitri sambil tertawa, ditemui di kediamannya pada Selasa (31/03).

Fitri menuturkan, sebagai kaum milenial yang lebih lengket dengan gadget, langkah yang diambil BPJS Kesehatan sangat patut diapresiasi. Menurutnya, melalui Mobile JKN, akses layanan bisa dilakukan hanya dalam satu genggaman.

“Jika ada yang praktis, kenapa masih harus ke kantor. Apalagi di tengah wabah seperti ini, Walau masih muda, bukan berarti tak berisiko. Lebih baik stay at home, sambil mengulik aplikasi ini,” tutupnya. (toriza)