KNPI Jabar Salurkan Alat Penyemprot Disinfektan ke Kota/Kabupaten

KNPI Jabar Salurkan Alat Penyemprot Disinfektan ke Kota/Kabupaten
Ilustrasi (istimewa)

INILAH, Bandung- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jabar menyalurkan alat penyemprot disinfektan kepada KNPI kota/kabupaten se-Jabar. Diharapkan, para kader di daerah bergerak untuk berperan serta memutus rantai penyebaran wabah Covid-19.

Ketua KNPI Jabar Rio F Wilantara mengatakan, distribusi alat disinfektan ini diserahkan kepada 27 KNPI di daerah. Nantinya, kata Rio, semua organisasi bisa meminjam alat tersebut melalui KNPI kota/kabupaten masing-masing.

“Bantuan alat ini sudah mulai didistribusikan, bahkan ada yang sudah berjalan. Bantuan ini dari KNPI Jabar, berjalan internal. Kita kan ada lembaga bersama yaitu Peta (Pemuda Tangkal Corona), fungsinya menyatukan organisasi untuk berjuang bersama tanpa embel-embel organisasi masing-masing, kita berjuang bersama,” kata Rio dalam keterangan resminya di Bandung, Kamis (2/4/2020).

Untuk cairan disinfektannya, Rio memastikan KNPI menggandeng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) atau instansi terkait supaya isinya mengikuti standar pemerintah. Pihaknya tidak ingin sembarangan melaksanakan kegiatan penyemprotan disinfektan kalau berisiko.

“Memang arahan Pak Gubernur (Ridwan Kamil), sekarang ini dimasifkan untuk penyemprotan disinfektan. Kita siapkan alatnya, sementara cairan disinfektan sudah kerja sama dengan BPBD masing-masing. Kita tidak sembarang kasih isi agar tidak ada risiko-risiko kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Rio meminta seluruh KNPI kota kabupaten sudah melaksanakan penyemprotan secara masif pada akhir pekan ini. Pasalnya, bantuan ini merupakan tahap awal karena nanti ada penambahan bantuan lain, misalnya wasftafel portable, hand sanitizer, atau beberapa alat pelindung diri (APD), berbasis kebutuhan daerah masing-masing.

“Dalam minggu ini akan kita kumpulkan, lalu segera didistribusikan. Karena programnya dijalankan berbasis kepentingan, maka masyarakat yang butuh harus segera dieksekusi. Pemuda di tingkat daerah sama-sama membantu pencegahan corona, tidak ada lagi alasan keterbatasan sarana. Seluruh Jabar bergerak bersama,” tegasnya.

Sementara terkait inovasi penyemprotan disinfektan menggunakan drone, Rio menyatakan, relawan Peta telah bertemu Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Dalam pertemuan itu, Ridwan Kamil tertarik mendistribusikan drone ini ke kabupaten kota di Jabar.

“Kita kerja sama dengan perusahaan drone lokal Jabar. Pak Gubernur memberikan hibah ke pimpinan daerah di Jabar. Nah KNPI menyiapkan pilotnya,” kata Rio.

Menurutnya, penggunaan drone akan bermanfaat juga setelah wabah corona ini usai. Misalnya untuk menyemprot hama bagi kawasan agribisnis, atau digunakan memeriksa situasi pesisir pantai bagi daerah pesisir pantai.

“Kalau bisa mah 1 drone itu 1 desa untuk mendukung program 1 start up 1 desa. Makanya KNPI menyiapkan kader. Saat memproduksi 27 drone, kita simultan juga membuat pelatihan kepada Patriot Desa KNPI. Mereka diberikan sertifikasi pilot drone. Jadi ada 1 orang pilot drone tersertifikasi. Rencananya materi pengajaran pilot drone ini digelar setiap tahun yang bisa diikuti kader di kota/kabupaten,” pungkasnya. (agus sn)