Bagaimana Tubuh Kita Sendiri Melawan Covid-19

Bagaimana Tubuh Kita Sendiri Melawan Covid-19

Peneliti Australia sudah mengetahui imun apa aja yang berperan melawan Covid-19.

Dalam case study yang dilakukan baru-baru ini, menerangkan bagaimana seorang wanita berumur 47 tahun selamat dari virus ini. Perlu dicatat wanita ini sehat dan tidak merokok. Mungkin ini yang perlu jadi pertimbangan karena ini termasuk golongan 80% yang sembuh tanpa pengobatan.

Gejala yang diderita berupa lemas, tenggorokan sakit, batuk kering, dada sesak, suhu 38.5 derajat, tekanan darah tinggi, CRP naik, menandakan sudah ada inflamasi tapi sel darah putih masih normal. Tidak ada pathogen di pernafasan terdeteksi.

Tidak ada obat-obatan yang diberikan. Dalam 5 hari (dari hari ke-5 sampai 10), paru-paru kembali bersih. Gejala hilang sama sekali dalam hari ke-13. IgM dan IgG naik pada hari 7-20. Ini sama dengan catatan ane yang kemarin tentang rapid test.

Covid 19 coronavirus: Romeos and Juliets urged to stay home and … Images may be subject to copyright. Learn More Related images

Dilansir dari halaman nature.com, imun mulai naik hari ke 7, dengan hari ke 9 pada puncaknya. Pasien yang sembuh dengan sendirinya bisa pulang setelah seminggu di RS, tanpa oksigen tanpa obat. Mungkin lebih bagus langsung pulang dan isolasi diri bila tidak parah karena makanan RS ga bagus buat pemulihan.

Peneliti menyimpulkan bahwa pemulihan mirip dengan influenza, dengan beberapa sel imun yang aktif memerangi virus, yaitu antibody-secreting cells (ASCs), follicular helper T cells (TFH cells), activated CD4+ T cells dan CD8+ T cells. Serta immunoglobulin M (IgM) and IgG..

Menaikkan IgM sudah dibahas kemaren2, B-cell dan T-cell juga dengan menghindari makanan tinggi lemak, kolesterol dan makan buah dan sayur. Olahraga dan tidur akan meningkatkan imun juga. Jangan sampai dehidrasi, minum air putih yang banyak.

Mari kita memulai hidup lebih baik lagi dengan meningkatkan kebersihan dan kesehatan kita sendiri sehari-hari dan jangan lepas berdoa kepada Allah, Tuhan semesta alam ini.

Sumber : dejournal.home.blog