Bruk! Jembatan Bodem Ambruk, 6 Warga Tertimpa Reruntuhan

Bruk! Jembatan Bodem Ambruk, 6 Warga Tertimpa Reruntuhan
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Sebuah jembatan penghubung antarkecamatan di Kabupaten Purwakarta, tetiba roboh, Jumat (3/4/2020). Bahkan, dari informasi yang beredar, ada sejumlah warga yang tertimpa reruntuhan material jembatan yang mengalami ambruk tersebut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta Iyus Permana membenarkan terkait peristiwa tersebut. Adapun jembatan yang ambruk itu lokasinya berada di Desa Karang Mukti, Kecamatan Bungursari. Jembatan Bodem, begitulah biasanya warga di desa itu menyebutnya. Jembatan tersebut selama ini menjadi penghubung antara Kecamatan Bungursari dan Cempaka.

“Dari laporan yang kami terima, ada enam warga yang menjadi korban. Saat ini, petugas kami masih di sana untuk melakukan penanganan lapangan. Dari enam korban, informasinya empat orang di antaranya berhasil dievakuasi dan langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujar Iyus.

Iyus menuturkan, jembatan tersebut berada di jalur vital karena menjadi penghubung antara kecamatan. Sarana prasarana infrastruktur itu pun sudah dibangun sejak lama dan di tahun ini rencananya akan dilakukan perbaikan.

“Tahun ini sebenarnya mau diperbaiki, tapi masih menunggu proses lelang,” jelas dia.

Sementara itu, Pjs Kepala Desa Cijunti Endang Wahyudin mengatakan ambruknya jembatan penghubung antara Kecamatan Campaka dan Bungursari ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Pada saat kejadian, sejumlah warga dengan menggunakan kendaraan roda dua melintasi jembatan tersebut.

“Yang jadi korban itu, warga yang saat itu melintas. Saat ini, ada empat warga yang telah dievakuasi dan kondisinya selamat,” ujar Endang.

Ambruknya Jembatan Bodem ini, sontak saja membuat geger warga. Apalagi, ada sejumlah warga yang menjadi korban. Diprediksi ada enam korban yang terjebak reruntuhan. Dari enam itu, empat di antaranya selamat.

Adapun empat korban yang selamat itu, semuanya warga Desa Cijunti. Masing-masing Sarman, warga RT 09/03. Saepul Bahri, warga RT 15/05. Aja warga RT 13/04. Serra Syarif warga RT 05/02. Keempatnya, kini sudah dievakuasi ke RS terdekat.

Sedangkan, dua korban lagi masih dalam proses evakuasi. Tim dari DPKPB dan kepolisian juga sudah berada di lokasi, untuk mengevakuasi korban selanjutnya. Untuk sementara, jalan penghubungi Campaka-Bungursari via perkebunan karet Cijunti tidak bisa dilalui kendaraan. Terutama, kendaraan roda empat. (Asep Mulyana)