Rayakan Ulang Tahun, Barisan Pendukung Arsenal ini Gelar Donor Darah

Rayakan Ulang Tahun, Barisan Pendukung Arsenal ini Gelar Donor Darah
istimewa

INILAH, Bandung-Di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona, Arsenal Indonesia Supporters (AIS) akan laksanakan kegiatan donor darah. Kegiatan ini sekaligus untuk mengantisipasi kekurangan stok darah yang ada di Palang Merah Indonesia (PMI). 

 

Komite Nasional Donor Darah AIS Eddi Brokoli mengatakan, kegiatan donor darah memang kerap dilakukan secara rutin oleh pihaknya, khususnya ketika memperingati Hari Ulang Tahun (HUT). Tak terkecuali Pada hari jadinya  ke-17 yang akan digelar pada Sabtu (11/4/2020) nanti.

 

"Dari data yang saya terima penurunan stok darah selama pandemi Covid-19 mencapai 70% lebih rendah dibandingkan dengan bulan ramadan," ujar Eddi, Sabtu (4/4/2020).

 

Menurut Eddi, dengan kondisi pandemik Covid-19 ini, pihaknya justru kian semangat melaksanakan donor darah. Mengingat masih banyak orang yang tetap harus hidup dengan bergantung pada transfusi darah, seperti pengidap thalasemia. Bahkan kata dia, saat ini terjadi peningkatan masyarakat yang terkena Demam Berdarah Dengue (BDB). 

 

"Anjuran pemerintah untuk waspada dengan Covid-19 itu penting, namun kebutuhan darah dengan masyarakat mendonorkan darah itu juga suatu hal yang penting demi mempertahankan nyawa orang lain," ucapnya. 

 

Menurut Eddi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya kegiatan sosial donor darah yang diadakan oleh AIS saat ini tidak di tempat yang terbuka luas untuk umum. AIS mementingkan, anjuran pemerintah untuk melaksanakan Social Distancing atau bahkan saat ini lebih kepada physical distancing. 

 

"Kami akan mengadakan di Unit Donor Darah (UDD) PMI kota masing-masing. kalau sebelumya kita bisa mengadakan di store eiger, atau ball room hotel atau tempat umum lainnya namun sekarang tidak," uacapnya. 

 

Eddi menjelaskan, pendonor tidak perlu khawatir untuk mendonorkan darahnya ditengah pandemi ini, sebab PMI sudah memiliki protokol dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) untuk melakukan donor ditengah pandemi. 

 

"Kami menjamin dengan PMI ini member AIS dan masyarakat yang akan donor aman, dengan SOP yang diberlakukan," kata Eddi. 

 

Tahun ini Eddi mengatakan, hanya AIS di 50 kota saja yang menggelar donor darah, dari tahun sebelumnya 66 kota diselenggaran secara serentak. Hal ini karena UDD PMI dibeberapa kota tempatnya menyatu dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sehingga sangat tidak memungkinan untuk diselenggarakan. 

 

"Tahun sebelumnya kami mendapatkan 2300 labu darah dari partisipasi yang mencapi 3000 orang, baik member ais dan masyarakat," katanya. 

 

Eddi menambhakan, tahun ini pihaknnya tidak menargetkan berapa jumlah raihan labu darah yang didapat, yang terpenting kata dia, bisa mendapatkan sebanyak-banyaknya dari kesadaran masyarakat tentang pentingnya donor darah. 

 

"Kami harap bisa mengajak masyrakat yang sudah biasa melakukan donor untuk kembali donor karena prosedur donor ditengah pandemi itu aman. Terlebih sebentar lagi menghadapi bulan puasa yang juga sering terjadi krisi darah," tuturnya.

 

Diketahui AIS menyelenggara agenda bakti sosial dari sejak tahun 2015 rutin setiap tahun dengan penyelenggaraan seretak disetiap regional dari Aceh hingga Papua.