Probiotik Siklus & Makna Bangun Jiwa dan Badannya

Probiotik Siklus & Makna Bangun Jiwa dan Badannya

SALAH satu potongan kalimat dalam lagu nasional "Indonesia Raya" adalah "Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya." Tersirat makna kuat bahwa sehatnya jiwa memiliki pengaruh besar akan sehatnya badan. Lalu bagaimana dengan "mens sana in corpore sano" yang diartikan "dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat?"

Ternyata, ini adalah kalimat yang dipotong dari kalimat lengkap penyair Juvenal: "Orandum est ut mens mens sana in corpore sano," yang lebih kurang berarti "Seorang pria harus berdoa untuk pikiran sehat di dalam tubuh nan sehat." Konteksnya bukan pada olahraga melainkan pada berdoa.

Teringatlah saya pada petuah guru besar probiotik siklus yang selalu menekankan pada doa, kepasrahan, ketulusan dan ketenangan jiwa dalam menghadapi apapun, termasuk menghadapi musibah sakit ataupun wabah seperti yang terjadi kali ini. Ini adalah upaya yang sangat fundamental di samping juga ketekunan kita untuk menyeimbangkan bakteri dalam tubuh, komunitas atau "masyarakat" bakteri yang ada dalam tubuh.

Menurut beliau dan para ahli probiotik siklus ini, jika komunitas makhluk yang ada dalam tubuh manusia itu seimbang dan hidup damai, maka "damailah" kesehatan tubuh seseorang. Lalu bagaimana cara menyeimbangkannya dan bagaimana cara mendamaikan hidup mereka? Membutuhkan jawaban panjang untuk menjelaskannya. Yang jelas, saya bersyukur mengenal dan mengetahui probiotik siklus ini, lebih mendamaikan hati dan menyehatkan badan.

Kata kunci utama kehidupan dan kedamaian jiwa dan badan kita adalah keseimbangan, balance, tawazun. Kesalahan kita saat ini dalam hidup adalah ketidakmampuan diri untuk menjaga keseimbangan itu, melalui istirahat yang tidak teratur dan makan yang tidaksesuai dengan kewajaran waktu dan jumlah serta cara. Inilah yang menyebabkan kita sakit. Bagaimanakah agar bisa seimbang kembali? Tatalah jiwa untuk selalu sesuai dengan tuntunan.

Saya mungkin selama ini termasuk orang yang jadwal istirahat dan makan yang tidak seimbang. Tugas dan kewajiban kesana kemari setiap hari dan malam, dari satu kota ke kota lainnya, dari satu pulau ke pulau lainnya bahkan dari satu negara ke negara lainnya sungguh menjadikan keimbangan diri berubah menjadi ketidakseimbangan.

Hasil lab menunjukkan beberapa keluhan yang biasa dikeluhkan orang-orang sibuk namun kurang gerak dan kurang tidur. Alhamdulillah, setelah mengenal dan konsultasi dengan pakar bakteri ini dan mengkonsumsi probiotik siklus yang dianjurkannya, Allah limpahkan perkembangan kesehatan yang sigifikan.

Sungguh kedamaian jiwa sangat berpengaruh penting dalam upaya menemukan kebahagiaan lahir batin dalam hidup ini. Jangan lupakan agama, bangunlah jiwanya, bangunlah badannya. Salam, AIM. [*]