Tren Transaksi Nontunai Melonjak 129 Persen 

Tren Transaksi Nontunai Melonjak 129 Persen 
net

INILAH, Bandung - Sejak pandemi Covid-19, transaksi nontunai di sejumlah platform meningkat signifikan. Dibandingkan kondisi normal, sistem pembayaran nontunai itu melonjak hingga 129%.

Hal itu dicatat Youtap Indonesia, perusahaan teknologi digital pertama yang memfokuskan layanannya untuk membantu kebutuhan para pelaku usaha.

"Kini, tren kenaikan penggunaan alat pembayaran nontunai ini mencapai 129%. Angka itu tercatat pada 16-22 Maret 2020," kata CEO Youtap Indonesia Herman Surharto dalam rilis yang diterima, Senin (6/4/2020).

Menurutnya, kenaikan itu seiring dengan imbauan pemerintah terkait mengurangi aktivitas di luar rumah sejak wabah virus corona merebak di Tanah Air. Dia menuturkan, dari total merchant yang aktif beroperasi, 65% diantaranya sudah tidak menerima pembayaran tunai dan beralih ke sistem pembayaran nontunai.

“Kendati terjadi penurunan jumlah merchant yang menggunakan platform Youtap pada minggu pertama pandemi Covid-19 secara keseluruhan trafik transaksi hanya turun 9%. Artinya, kebiasaan berbelanja pelanggan merchant tidak mengalami banyak perubahan. Pasalnya, kami menemukan merchant yang tetap beroperasi malah mengalami kenaikan jumlah transaksi dua kali lipat dari biasanya.” jelasnya. 

Dia mengatakan, penggunaan pembayaran nontunai kini menjadi opsi bagi masyarakat untuk bertransaksi. Selain faktor kepraktisan dan kenyamanan, transaksi melalui alat pembayaran nontunai dipercaya dapat meminimalkan kontak dengan uang kertas yang berpindah-pindah tangan dan tidak diketahui kebersihannya. (*)