Nissan Livina Club Salurkan Bantuan APD ke RS Al Islam Bandung

Nissan Livina Club Salurkan Bantuan APD ke RS Al Islam Bandung
Foto : perwakilan NLC Didit Cahya Lesmana menyerahkan bantuan APD kepada Nunung Gaos, Bagian Pelayanan RSAI Bandung. (Istimewa)

INILAH, Bandung- Komunitas otomotif Nissan Livina Club (NLC) menyerahkan bantuan alat pelindung diri (APD) berupa pakaian atau hazmat kepada RS Al Islam Bandung, Minggu (5/4/2020). Bantuan diserahkan perwakilan NLC Didit Cahya Lesmana kepada Nunung Gaos, Bagian Pelayanan RSAI Bandung.

Didit Cahya Lesmana mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian NLC kepada petugas medis yang menjadi garda terdepan penanganan virus covid-19. Konsolidasi anggota NLC berawal dari informasi bahwa tim medis kesulitan memperoleh APD karena terkendala pasokan dan melonjaknya harga peralatan tersebut.

“Kami sebagai komunitas otomotif bukan berarti tidak memiliki kepedulian sosial. Justru kondisi sekarang dengan wabah virus covid-19 ini semakin menggerakan kami untuk bergerak peduli kepada sesama, khususnya tim medis,” kata Didit dalam keterangan resminya, Senin (6/4/2020).

Didit menyatakan, hal paling mendesak merealisasikan bantuan adalah informasi ditutupnya layanan rawat jalan di sejumlah rumah sakit, salah satunya RSAI Bandung. Melalui gerakan 3 hari, akhirnya bisa terkumpul sejumlah uang untuk dibelikan APD.

“Kami cek di media sosial, beberapa rumah sakit menutup layanan rawat jalan. Ternyata alasannya sulit APD. Sementara mereka yang berhadapan langsung dengan pasien yang bisa saja positif covid-19. Tentu riskan kalau tidak memakai APD. Lalu kita kumpulkan donasi, Alhamdulillah bisa dibelikan hazmat. Mudah-mudahan bantuan ini tidak berhenti di sini, juga pandemic covid-19 bisa berakhir,” ujarnya.

Sementara itu, Nunung Gaos menyatakan terima kasihnya kepada seluruh donator yang tidak berhenti menyalurkan ke RSAI Bandung. Dalam kondisi seperti sekarang, rumah sakit kesulitan memperoleh APD yang jumlahnya terbatas atau harganya melangit.

“Kita terima terus bantuan karena tidak tahu pandemic ini berakhir kapan. Sementara kita harus siaga terus memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Terima kasih kepeduliannya,” ujar Nunung. (*)