Purwakarta Dorong Masyarakat Terlibat dalam Pengembangan Pariwisata

Purwakarta Dorong Masyarakat Terlibat dalam Pengembangan Pariwisata
istimewa

INILAH, Purwakarta – Pemkab Purwakarta, sejauh ini terus berjibaku untuk membangun kekuatan di sektor pariwisata. Salah satu upayanya, yakni dengan mendorong masyarakat supaya lebih peka menggali potensi wisata yang ada di wilayah mereka. Tujuannya tentu, untuk meningkatkan perekonomian mereka.

Kabid Pariwisata, Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Irfan Suryana menuturkan, sebenarnya hampir seluruh desa di wilayah kerjanya ini memiliki potensi pariwisata yang bisa dikembangkan. Dengan begitu, sudah menjadi tugas jajarannya, bagaimana supaya pengembangan potensi wisata ini bisa direalisasikan.

“Sejauh ini, desa-desa di kita cukup potensial untuk pengembangan wisata. Nah, potensi-potensi ini harus dikelola dengan maksimal, baik oleh pemerintah desa maupun masyarakat. Tugas kami sendiri, tak lain dengan mendorong supaya lebih berkembang,” ujar Irfan kepada INILAH, Selasa (7/4/2020).

Menurut dia, jika sektor wisata ini bisa dikelola secara maksimal, dipastikan akan berimplikasi terhadap perekonomian warga di desa itu sendiri. Untuk itu, sambung dia, pihaknya akan terus berupaya membantu mendorong supaya masyarakat bisa mengembangkan seluruh potensi agro bisnis di sektor wisata itu.

Adapun upaya yang selama ini telah dilakukannya, kata Irfan, salah satunya dengan melakukan sosialisasi dan pembinaan langsung ke masyarakat. Dalam sosialisasi ini, masyarakat didorong untuk lebih kreatif. Misalnya, dalam hal pengembangan ekonomi kreatifnya.

Karena, pihaknya meyakini, dengan memaksimalkan peran serta pemerintahan desa dan masyarakat dipastikan akan berdampak pada peningkatan roda perekonomian masyarakatnya. Sehingga, secara otomatis perputaran uang di desa tersebut juga akan semakin masif.

“Dari wisata, itu akan melahirkan ekonomi kreatif di masyarakat. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat pun dipastikan meningkat,” kata dia.

Pihaknya mengklaim, sejauh ini jajarannya terus menguatkan komunikasi dengan masyarakat terkait pengembangan wisata tersebut. Yakni melalui program Village Preneurship. Salah satu tujuannya, yakni mensinergikan program pusat, daerah hingga ke tingkat desa dalam hal pemetaan potensi wisata.

Dari sisi promosi wisata pun, sambung dia, pemerintah daerah juga turut menggandeng kelompok penggerak pariwisata (Kompepar) yang ada di wilayah itu. Sampai saat ini, ada sedikitnya delapan Kompepar yang selama ini terlibat dalam pengembangan pariwisata yang ada di Purwakarta.

“Selama ini, mereka (Kompepar) turut membantu mempromosikan pariwisata apa saja yang ada di Purwakarta,” tambah dia.

Irfan pun tak menampik, jika peran kompepar ini sangat menunjang bagi pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya. Mereka, tak lain merupakan masyarakat yang ada di sekitar kawasan wisata. Adapun kompepar sendiri dibentuk berdasarkan kebijakan pemerintah. Sehingga, dalam pelaksanaan tugasnya harus memiliki kesamaan  dengan cita-cita pemerintah dalam hal pengembangan pariwisata.

“Peran mereka, tentu sangat menunjang bagi pengembangan pariwisata,” pungkasnya. (Asep Mulyana)