Ericsson Spectrum Sharing Sediakan Jaringan 5G Lebih Cepat

Ericsson Spectrum Sharing Sediakan Jaringan 5G Lebih Cepat
istimewa

INILAH, Jakarta-Mengumumkan bahwa solusi spectrum sharing unik dan dinamis miliknya telah tersedia untuk komersial, memungkinkan penyedia layanan komunikasi meluncurkan 5G dalam skala nasional secara cepat dan biaya yang efektif.

Ericsson Spectrum Sharing memungkinkan implementasi 4G dan 5G pada pita frekuensi dan radio yang sama melalui peningkatan perangkat lunak (software upgrade) - menyediakan spektrum secara dinamis berdasarkan permintaan pengguna per 1 milidetik.

Ericsson Spectrum Sharing yang dinamis adalah cara paling ekonomis untuk menerapkan 5G pada pita frekuensi yang telah ada - memungkinkan cakupan 5G luas sedari awal penggunaannya - sehingga spektrum dapat digunakan dengan lebih efisien sekaligus memberikan kinerja unggul bagi pengguna.

Fredrik Jejdling,  Executive Vice President and Head of Networks, Ericsson, mengatakan untuk pertama kalinya, pelanggan tidak perlu ‘menanam’ (re-farm) spektrum kembali sebelum menerapkan teknologi ‘G’ terbaru ini.

“Mereka dapat menerapkan 5G dengan cepat melalui sistem yang sama dengan 4G saat ini. Dalam 12 bulan ke depan, lebih dari 80 persen jaringan 5G komersial yang kami dukung akan menggunakan solusi spectrum sharing untuk cakupan 5G yang lebih luas,” kata Fredrik dalam siaran persnya, Selasa (7/4/2020).

Julian Bright, Senior Analyst, Ovum/Omdia, mengatakan, spektrum adalah sumber daya langka dan mahal sehingga harus digunakan secara efisien. Dengan menggunakan Ericsson Spectrum Sharing, penyedia layanan dapat meluncurkan 5G dengan cepat pada pita FDD tanpa perlu berinvestasi ulang (re-invest).

“Dengan demikian, mereka dapat menggunakan pita frekuensi baru dan yang telah ada untuk menikmati layanan 5G dengan kecepatan dan kapasitas tinggi. Menyediakan spektrum secara dinamis bagi 4G dan 5G akan menjadi cara terbaik untuk mulai mengimplementasikan 5G,” ucapnya.

Penggunaan ESS oleh beberapa penyedia layanan Swisscom (CH) - Bekerja sama dengan Ericsson sebagai satu-satunya vendor jaringan seluler dan mitra strategis, Swisscom menjadi penyedia layanan komunikasi pertama di Eropa yang meluncurkan layanan komersial 5G pada April 2019.

Pada Desember 2019, Swisscom meraih cakupan 5G nasional dan meningkatkan jaringan mereka dengan Ericsson Spectrum Sharing.

Christoph Aeschlimann, Head of IT, Network & Infrastructure Group division, Swisscom, mengatakan,  ESS adalah kunci untuk adopsi cepat 5G. Ini adalah pendekatan saling menguntungkan bagi konsumen dan operator.

“5G akan memberikan manfaat bagi pelanggan dalam waktu singkat dan operator dapat menggunakan spektrum berharga tersebut dengan cara paling efisien. Kami bangga menjadi bagian dari perjalanan ESS sedari awal. Sementara itu, kami telah menjangkau cakupan nasional dengan 90 persen penduduk telah menggunakan 5G,” jelasnya.