Hotel Bintang Lima dan Layanan Antar-jemput untuk Tenaga Medis Covid-19

Hotel Bintang Lima dan Layanan Antar-jemput untuk Tenaga Medis Covid-19
istimewa

INILAH, Bandung - Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, sejak pekan lalu Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memanfaatkan Hotel Grand Preanger. Hotel bintang lima milik milik Pemprov Jabar tersebut dijadikan salah satu tempat tinggal sementara para tenaga medis yang menangani pasien dalam pemeriksaan (PDP).

“Jadi minggu lalu, saya putuskan untuk menjadikan hotel milik Pemprov Jabar ini untuk menjadi tempat tinggal para tenaga kesehatan dan dokter, karena ini adalah hotel bintang lima dan mungkin menjadi satu-satunya hotel bintang lima di Indonesia yang digunakan sebagai tempat tinggal para tenaga kesehatan dan dokter yang bertugas menangani Covid-19,” ujar Ridwan Kamil, Selasa (7/4/2020).

Menurutnya, selama tiga bulan terhitung April-Juni 2020 itu Hotel Grand Preanger akan menjadi hotel terdepan dalam memfasilitasi para petugas, tenaga kesehatan, dan dokter dalam menangani penyebaran Covid-19.

“Harapannya, bulan Juli ketika mudah-mudahan penyebaran Covid-19 ini sudah reda, Hotel Grand Preanger sudah mulai beroperasi lagi,” harapnya.

Dalam kunjungan ke Hotel Grand Preager itu, dia mengapresiasi PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Jaswita Jabar) yang dalam waktu yang relatif singkat menyiapkan Hotel Grand Preanger untuk difungsikan sebagai tempat tinggal sementara para petugas dan tenaga kesehatan.

Sementara itu, Direktur Utama Jaswita Jabar Deni Nurdyana Hadimin mengungkapkan penyiapan tempat tinggal sementara para petugas kesehatan itu merupakan respons pihaknya terhadap permintaan orang nomor satu di Jabar agar BUMD Jabar bisa terlibat aktif dalam upaya meminimalisir penyebaran virus corona.

“Karena kami bergerak di bidang jasa dan kepariwisataan maka upaya kami adalah menyiapkan hotel yang dimiliki Jaswita Jabar untuk digunakan sebagai tempat tinggal sementara para petugas kesehatan selama bekerja merawat pasien yang terpapar virus corona,” ungkapnya.

Deni memastikan, nantinya Hotel Grand Preanger menyiapkan ruangan sebanyak 200 kamar yang tersedia. Guna memudahkan mobilitas, pihaknya menyediakan fasilitas antar-jemput para tenaga medis ke rumah sakit.

“Hotel Grand Preanger dipilih, selain karena lokasinya strategis juga dekat dengan RSHS (Rumah Sakit Hasan Sadikin) yang menjadi rumah sakit pusat penanganan Covid-19 di Jawa Barat,” jelasnya. (Rianto Nurdiansyah)