Nestapa Garut, Sudah Corona, Banjir dan Longsor Juga

Nestapa Garut, Sudah Corona, Banjir dan Longsor Juga

INILAH, Garut – Di tengah gencarnya imbauan berdiam diri di rumah dan menjaga jarak dalam beraktivitas berkaitan pencegahan pandemi Covid-19, bencana banjir dan pergerakan tanah melanda sejumlah desa di empat kecamatan di Kabupaten Garut.

Peristiwa menyusul hujan deras berlangsung cukup lama itu terjadi dalam waktu hampir bersamaan pada Selasa (7/4) petang. Tak pelak, warga pun kelabakan. Imbauan menjaga jarak pun terabaikan.

Desa yang dilanda banjir yakni Desa Tanjungjaya di Kecamatan Banjarwangi; Desa Mekarjaya dan Desa Mekarsari di Kecamatan Cikajang; dan Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul. Sedangkan di Desa Ciudian Kecamatan Singajaya terjadi pergerakan tanah yang mengakibatkan terputusnya ruas jalan kabupaten penghubung Kecamatan Banjarwangi dengan Kecamatan Singajaya.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut TB Agus Sopyan, data sementara berdasarkan laporan petugas dari lapangan, banjir di Desa Tanjung Jaya Banjarwangi terjadi sekitar pukul 16.30 WIB akibat meluapnya sungai Cibarengkok hulu sungai Cimanuk menyusul hujan deras sore itu. Luapan air sungai menjebol tanggul tembok penahan tanah berukuran panjang 8 meter dan tinggi 3 meter. Luapan air bercampur lumpur setinggi sekitar 50 sentimeter pun menggenangi rumah penduduk di Desa Tanjungjaya.

"Sampai saat ini, kita masih terus melakukan pendataan dan penghitungan kerugian materialnya. Alhamdulillah ! Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata TB Agus Sopyan.

Upaya pembersihan material longsoran tanah dari badan jalan terkena pergerakan tanah di Ciudian Singajaya hingga kini masih dilakukan petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Garut bersama unsur Forum Kordinasi Pimpinan Kecamatan Singajaya, relawan dan masyarakat setempat.

Kepala Dinas PUPR Garut Luna Avriantini memperkirakan ruas jalan kabupaten tersebut sudah dapat dilalui kendaraan secara normal pada hari itu juga.

"Kami masih mengawasi lokasi longsor dan melakukan sejumlah upaya untuk menghidari longsor susulan yang dapat menutup kembali badan jalan tersebut. Kami juga mengimbau pengguna jalan tidak berhenti di sepanjang tebing, terutama ketika hujan turun deras, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.(zainulmukhtar)