Telkom University Siapkan Gerbang Khusus Mobil Masuk Kampus

Telkom University Siapkan Gerbang Khusus Mobil Masuk Kampus
istimewa

INILAH, Bandung - Sebagai antisipasi penyebaran Covid-19, Telkom University menyiapkan berbagai upaya pencegahan. Salah satunya dengan dibuatnya Chamber Car yang diletakan di gerbang masuk kampus.

Kehadiran Chamber Car ini menambah prosedur pencegahan Covid-19 di lingkungan Telkom University. Gerbang khusus mobil ini untuk menjalankan prosedur kunjungan setiap pengunjung diharuskan untuk melakukan pengecekan suhu tubuh dan pengisian kartu kesehatan. Selain gerbang, manajemen pun menyediakan hand sanitizer di setiap gedung.

Dosen Fakultas Teknik Elektro Muhammad Ary Murti mengatakan Chamber Car ini rampung dikerjakan Tim Research Center IoT dan beberapa mahasiswa. Alat ini mulai diimplementasikan per 3 April 2020 di Gerbang 3 Rektorat Telkom University.

Dia menambahkan, pada proses produksi yang berlangsung selama seminggu sejak ide diputuskan, Ary dan tim memulai dengan mendesain produk tersebut sekaligus pemelihan material yang knock down hingga membuat sistem otomatis.

“Kendalanya pada saat proses produksi adalah kami kesulitan mendapatkan bahan baku di masa pandemik ini, jadi kami memilih untuk membeli bahan baku secara online dimana itu membutuhkan waktu beberapa hari," ucap Ary, Rabu (8/4/2020).

Ary menjelaskan, alat ini memiliki sisem kerja otomatis dimana alat akan menyala pada saat mobil memasuki chamber dengan cara sensor infra merah seagai detektor mobil pada saat masuk dan keluar.

“Jadi alat ini bekerja secara otomatis, saat mobil masuk sensor akan mendeteksi dan menyemprotkan cairan disinfektan dan pada saat mobil keluar alat akan otomatis mati, dan pada saat mobil masuk ke Chamber mobil tidak perlu berhenti cukup berjalan pelan saja sehingga menghindari antrian kendaraan disana," imbuh Ary.

Selain itu, Ary menambahkan alat ini juga dapat diatur menggunakan timer sehingga apabila ada mobil yang sengaja berhenti didalam chamber selama beberapa detik alat akan otomatis mati.

Melalui alat ini Ary dan tim berharap bisa membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19 di lingkungan Telkom University, sehingga ke depan seluruh sivitas akademika dapat beraktifitas dengan nyaman.

“Kami berharap alat ini juga dapat diimplementasikan diseluruh gerbang-gerbang perusahaan atau rumah sakit dengan trafik yang cukup padat setiap harinya, sehingga turut membantu mensterilkan lingkungan tersebut.” Ucapnya. (Okky Adiana)