Gawat, Pelatih Persib Putri Mulai Was-was

Gawat, Pelatih Persib Putri Mulai Was-was
Sumber foto Persib.co.id

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Putri, Iwan Bastian mengaku mulai was-was dengan nasib sepak bola Indonesia terutama untuk putri. Apalagi jika sampai Liga 1 putri tahun ini batal digelar.

Sebab sejauh ini, nasib persepak bolaan Indonesia tengah diberhentikan sementara waktu. Tidak ada pertandingan, baik turnamen maupun kompetisi lantaran wabah virus corona (Covid-19).

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sempat memutuskan Liga 1 dan Liga 2 akan kembali digulirkan awal Juni. Namun jika wabah virus corona tak kunjung mereda, maka kompetisi untuk tahun ini diberhentikan alias ditiadakan. Karena itu, Iwan berharap Liga 1 putri untuk tahun ini tetap bisa digelar. Jangan sampai ditiadakan atau ditunda hingga tahun 2021 mendatang.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan juga sempat mengutarakan bahwa Liga 1 putri ini sangat penting. Alasannya karena induk organisasi sepak bola Indonesia ini berkeinginan membangun timnas Indonesia putri yang lebih kuat.

"Tahun lalu, kami sudah jalani kompetisi dengan situasi yang sulit dengan jadwal berdekatan. Kalau harus tahun depan, saya khawatir kemampuan olah bola pemain akan hilang," ungkap Iwan seperti dilansir laman resmi Persib.

Meski demikian, pelatih yang akrab disapa Ibas ini tak mau memaksakan kehendak. Apalagi jika sampai wabah corona itu belum bisa diakhiri.

Menurutnya, kesehatan lebih penting dari segalanya. Terbukti saat ini pemerintah Indonesia masih menganjurkan kepada seluruh masyarakat untuk berdiam diri di rumah agar bisa memutus penyebaran virus yang berawal dari Wuhan, China.  "Saya punya harapan, jika pandemi virus corona ini bisa berakhir, lalu sepak bola tim putra kembali berjalan di bulan Juli fan mudah-mudahan Liga 1 Putri juga bisa digelar," harapnya.(Muhammad Ginanjar)