PSBB Jakarta, Ini Imbauan Bagi Pengemudi Mobil dan Motor

PSBB Jakarta, Ini Imbauan Bagi Pengemudi Mobil dan Motor
Ilustrasi/Antara Foto

INILAH, Jakarta - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana menyampaikan soal standar pembatasan jumlah penumpang baik trasportasi umum maupun kendaaraan pribadi selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta.

Pembatasan berlaku untuk semua jenis kendaraan pribadi baik itu roda empat maupun roda dua. Pengendara sepeda motor misalnya, tidak boleh berboncengan selama masa PSBB.

"Demikian kendaraan pribadi misalnya Avanza bus 6 ini cuma 3. Ini juga berlaku untuk roda dua, tidak boleh ada berboncengan. Ini jelas melanggar pshycal distancing ini boleh 1 orang aja," ujar Nana, Rabu (8/4/2020).

Dia menyampaikan bahwa tidak ada penutupan arus lalu lintas untuk kendaraan yang masuk maupun ke luar Jakarta selama masa PSBB.

"Perlu saya sampaikan banyak isu beredar ada penutupan jalan kami sampaikan PSBB ini merupakan opsi yang sangat bijak dan opsi terbaik terkait itu tidak ada penutupan dan pengalihan arus jalan masuk keluar Jakarta," kata dia.

Diketahui, Provinsi DKI Jakarta menjadi provinsi pertama yang menerapkan kebijakan PSBB dalam rangka percepatan penanganan Pandemi COVID-19.

Penerapan PSBB ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/239/2020 Tentang Penetapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar di Wilayah Provinsi DKI Jakarta dalam rangka Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (COVID-19), dan secara efektif diterapkan pada hari Jumat, 10 April 2020.