Klub Suzuki Bentuk Tim Cegah Penyebaran COVID-19

Klub Suzuki Bentuk Tim Cegah Penyebaran COVID-19
istimewa

INILAH, Jakarta - Suzuki Club Reaksi Cepat (SCRC) bersinergi dengan Indonesia Off-road Federation (IOF), BPPD Bekasi, dan Pramuka Peduli Bekasi, membentuk tim yang membantu pencegahan virus corona (COVID-19).

Tim itu memberikan donasi hingga penyemprotan disinfektan sejak 22 Maret lalu di beberapa titik wilayah zona merah Jabodetabek dan beberapa daerah lainnya.

"SCRC menjalankan fungsi sebagai tim reaksi cepat. Apa yang SCRC lakukan ini murni keinginan kami untuk membantu masyarakat. SCRC juga berterima kasih kepada PT Suzuki Indomobil Sales yang selalu mendukung semua kegiatan," ujar Rachmat Pangestu, Ketua Umum SCRC, dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

SCRC yang merupakan gabungan 14 klub di bawah naungan Suzuki, diwakili anggota tim Ahmad Syafei dan Ahmad Shohibul Wafa memberikan donasi baju Alat Pelindung Diri (APD), toren, dan cairan disinfektan ke Puskesmas Kota Baru, Bekasi.

SCRC melakukan penyemprotan disinfektan ke sekolah, perumahan warga, dan tempat ibadah antara lain SDN Sumur Batu 01 dan 02, SDN Pengasinan 03 dan 04, Masjid Nurul Huda Bantargebang, Masjid Abdul Kodir Jaelani Vila Mutiara Gading 2, Gereja SRI Teluk Pucung Bekasi Utara, Perumahan Pondok Labu RW 18, Villa Mutiara Gading 2 Karang Satria serta beberapa titik lainnya.

Selain di Jabodetabek, Tim SCRC juga menyebar di berbagai wilayah, antara lain Ketua Harian SCRC yang masuk gugus tugas Kabupaten Wonosobo Bidang Data analisa dan perencanaan, dan Gugus Tugas Kota Semarang, M Khafi, yang melakukan penyemprotan disinsfektan dengan berbagai komunitas di Semarang.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada SCRC yang telah membantu masyarakat mencegah penyebaran COVID-19," kata Ei Mochizuki, General Manager Strategic Planning PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

"Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama 50 tahun, Suzuki akan terus mendukung kegiatan yang bermanfaat dan berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat," lanjut dia.  (inilah.com)