BI Jabar: Pandemi Covid-19, Konsumen Jabar Pesimistis

BI Jabar: Pandemi Covid-19, Konsumen Jabar Pesimistis
net

INILAH, Bandung - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jabar merilis, pada Maret lalu optimisme konsumen di Jabar terhadap kondisi perekonomian relatif melemah.

Berdasarkan survei konsumen yang dilakukan, indeks keyakinan konsumen (IKK) pada saat pandemi virus corona atau Covid-19 terhitung sebesar 109,1. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya dengan IKK sebesar 118,0.

"Semakin mewabahnya Covid-19 dan pelemahan ekonomi secara global mendorong pelemahan optimisme konsumen baik terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun prakiraan kondisi ekonomi pada enam bulan ke depan," kata Kepala KPwBI Jabar Herawanto, Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, pada Maret lalu persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini berada pada level pesimis dengan indeks kondisi saat ini (IKE) sebesar 94,0. Pesimisme konsumen terutama terindikasi pada kondisi ketersediaan lapangan kerja saat ini.

Sedangkan, pada enam bulan mendatang persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi juga terindikasi melemah sebagaimana tercermin dari indeks ekspektasi konsumen (IEK) sebesar 124,2, lebih rendah dibandingkan 134,6 pada Februari 2020.

"Pelemahan optimisme terjadi pada seluruh komponen IEK yaitu kegiatan usaha, tingkat penghasilan, dan ketersediaan lapangan kerja," ucapnya.

Herawanto menambahkan, di tengah optimisme yang melemah itu konsumen memprakirakan tekanan harga pada 12 bulan mendatang (Maret 2021) meningkat. Hal tersebut harus segera disikapi dengan antisipasi yang baik oleh TPID di wilayah Jawa Barat.

"Dari sisi keuangan, kondisi berjaga-jaga di tengah pandemi Covid-19 telah menyebabkan peningkatan rata-rata proporsi pendapatan yang digunakan untuk konsumsi (average propensity to consume ratio). Di sisi lain, proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) mengalami penurunan dari periode sebelumnya," tuturnya. (*)