Kodam III Siliwangi Lengkapi Babinsa dengan Aplikasi SPIT

Kodam III Siliwangi Lengkapi Babinsa dengan Aplikasi SPIT
istimewa

INILAH, Bandung - Guna menanggulangi wabah Covid-19, jajaran Kodam III Siliwangi bergerak. Kini, setiap Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang berada di teritori Kodam III Siliwangi dilengkapi aplikasi Sistem Pelaporan Informasi Terpadu (SPIT).

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto mengatakan, keberadaan aplikasi tersebut untuk memudahkan pemantauan dan pengawasan Covid-19 hingga ke pelosok desa. Aplikasi tersebut digunakan para Babinsa yang terhitung sebanyak 6.200 personel.

"Dengan aplikasi SPIT itu, setiap Babinsa bisa langsung laporan lewat aplikasi itu, sehingga kita bisa monitor semua data yang dimasukkan. Efektifnya kemungkinan minggu depan," kata Budi usai penyerahan bantuan APD dan aplikasi SPIT dari Javaretro Suites Hotel di Gedung Pakuan, Rabu (8/4/2020) lalu.

Sedangkan, Waasmin Kogartap II Bandung Letkol Asep Sugiharto menyebutkan melalui aplikasi SPIT itu Babinsa dapat mengunggah dan melakukan mapping Covid-19 secara realtime di teritorinya masing-masing.

"Atas arahan dan petunjuk Kaskogartap II Bdg Marsekal Pertama TNI Embu Agapitus, Kogartap II Bdg menyarankan Pangdam III Siliwangi selaku Dankogartap II Bdg untuk melakukan optimalisasi peran Babinsa dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 di Jawa Barat melalui aplikasi SPIT," jelas Asep.

Dia menuturkan, para Babinsa itu nantinya bisa melaporkan secara real time dan hingga ke pelosok. Artinya, data yang diperoleh itu hingga gang mana, rumah mana yang terkena, lalu yang positif berapa, ODP berapa, PDP berapa dan lain sebagainya.

"Maka selanjutnya akan diambil langkah agar tidak melebar kemana-mana," katanya.

Asep menyebutkan, pihaknya akan berakselerasi dengan pemerintah sehingga aplikasi ini dapat lebih efektif. Langkah strategis ini pun bisa membantu Pikobar untuk proses pemetaan dan analisa data.

"Kami ingin membantu Pikobar yang dimiliki Pemprov Jabar, jadi yang pulang dari rapid test akan diawasi Babinsa di seluruh Jabar," katanya.

Sementara itu, pemilik Javaretro Suites Hotel Petrus Adamsantosa mengatakan selain menyumbangkan aplikasi SPIT itu pihaknya pun menyumbangkan 700 alat pelindung diri (APD).

Menurutnya, aplikasi SPIT tersebut nanti ada developing software, ruang server yang dikondisikan harus menyala semua dan linknya tak boleh mati. Pihaknya, membuat sistem ini agar mudah digunakan.

"Selama ini kan 6.200 personel Babinsa menyerahkan laporan pakai kertas atau WA, itu susah menyortirnya. Dengan aplikasi ini akan jadi lebih mudah. Kami membuatnya sesederhana dan sefamiliar mungkin," ucap Petrus.