Tokopedia: Selama Pandemi Covid-19, Tiga Kategori dan Produk Ini yang Paling Diburu Pasar

Tokopedia: Selama Pandemi Covid-19, Tiga Kategori dan Produk Ini yang Paling Diburu Pasar
istimewa

INILAH, Bandung - Beberapa pekan belakangan, belanja online menjadi alternatif untuk memenuhi kebutuhan sekaligus mengurangi risiko penyebaran virus di keramaian. Tokopedia sebagai perusahaan teknologi Indonesia dengan marketplace terdepan mengumumkan kategori produk paling diminati masyarakat selama pandemi Covid-19 berlangsung.

“Kesehatan, Keperluan Rumah Tangga, serta Makanan dan Minuman merupakan tiga kategori produk yang meningkat signifikan selama Maret. Pada kategori perawatan kesehatan dan pribadi misalnya terjadi kenaikan transaksi hampir tiga kali lipat,” kata VP of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak, Kamis (9/4/2020).

Menurutnya, selain dapat menekan penyebaran Covid-19 belanja daring juga bisa mendorong bisnis lokal yang tetap beroperasi secara online. Hal ini dibuktikan dari peningkatan jumlah penjual baru pada kategori perawatan kesehatan dan pribadi sebesar hampir 2,5 kali dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

“Kami juga saat ini mengadakan kampanye #JagaEkonomiIndonesia untuk mendorong lebih banyak lagi masyarakat berani menciptakan peluang di ranah online agar roda ekonomi tetap berjalan di tengah pandemi seperti ini,” ujar Nuraini.

Dia menuturkan, produk hand sanitizer, vitamin, dan masker merupakan produk yang banyak dicari masyarakat di kategori kesehatan. Nilai penjualan masker tercatat meningkat 197 kali dibanding bulan-bulan sebelumnya. Di sisi lain, ada satu waktu dimana dalam 42 menit, 72.000 hand sanitizer terjual habis. Pembeli hand sanitizer paling jauh berasal dari Merauke.

Dalam kategori keperluan rumah tangga, produk paling diburu mencakup disinfektan, tisu, dan air purifier. Sedangkan, dari kategori makanan dan minuman itu produk daging sapi, jahe, dan kurma mengalami peningkatan signifikan.

"Lebih dari 100 ton daging sapi terjual di Tokopedia selama bulan Maret 2020. Jumlah jahe yang terjual pun mencapai 60 ton, setara dengan jumlah jahe yang dibutuhkan untuk membuat jamu empon-empon bagi seluruh masyarakat Kota Sukabumi," ujarnya.

Selain itu, selama pandemi berlangsung, Tokopedia diakuinya membuka dua kanal berdonasi untuk mengajak masyarakat bersama melawan pandemi. Yakni, lewat fitur ‘Bantu Pejuang COVID-19’ dan halaman Checkout Tokopedia. Sampai akhir Maret, lebih dari 400.000 masyarakat telah berdonasi lebih dari Rp5 miliar terkumpul untuk yang terdampak terutama para tenaga medis.

"Tokopedia juga memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan tanpa harus ke luar rumah lewat Bebas Ongkir. Selama bulan Maret, total jarak pengiriman barang dengan Bebas Ongkir, yaitu lebih dari 2,5 juta kilometer atau setara dengan 63 kali keliling bumi," sebut Nuraini. (*)