Sunu 'Matta' Ajak Masyarakat Lebih Sopan Memanggil Istri Rasulullah

Sunu 'Matta' Ajak Masyarakat Lebih Sopan Memanggil Istri Rasulullah

INILAH, Bandung- Lagu 'Aisyah Istri Rasulullah' dewasa ini sedang banyak menjadi perbincangan. Sederet musisi Indonesia pun tidak ketinggalan turut meng-cover tembang tersebut dan mengunggahnya pada chanel Youtube mereka. 

Tak terkecuali Sunu Fabian yang merupakan frontman di Band Matta. Dia memposting kebolehannya bernyanyi lagu tersebut di akun media sosial pribadinya, termasuk di chanel Youtube Sunu Haramain. 

Penyanyi bernama asli Ahmad Sunu Haramain ini menyanyikan 'Aisyah Istri Rasulullah' dengan lirik yang telah digubah. Sejak diposting dua hari lalu, Jumat (10/4/2020) lalu, kini chanel Youtube milik vokalis band yang booming dengan nomor 'Jambu' dan 'Ketahuan' tersebut telah ramai mendapatkan komentar positif dari netizen. Mereka ada yang merasa merinding hingga ada pula yang merasa adem setelah mendengar lagu 'Aisyah Istri Rasulullah' versi Sunu.

Sunu mengaku senang bisa meng-cover lagu itu, terlebih dirinya hanya berniat mensyiarkan sekaligus mengangkat kisah Ummahatuna Syaidah Aisyah yang cerdas, solehah dan istri teladan.

“Alhamdulillah kalau banyak netizen yang suka dengan versi lagu yang saya bawakan. Sya bersyukur,” ujar Sunu, Minggu (12/4/2020).

Namun, kata dia, tidak cukup hanya ‘merinding’ saja, lebih dari itu dia berharap setelah mendengar lagu itu dilanjutkan dengan meneladani, dan mengamalkan sunah-sunah Baginda Rasulullah SAW.

“Jadi saya berharap setelah mendengar lagu ini, ada semangat untuk mengamalkan sunah-sunah Nabi Muhammad SAW, dan meneladani Syaidatuna Aisyah,” kata Sunu.

Kaitannya dengan lirik yang diubahnya, Sunu mengatakan bahwa pandangan orang berbeda-beda. Namun, kata dia, lirik yang sudah adapun sangat bagus, terlebih dirinya yakin bahwa pembuat lirik pun niatnya hanya ingin semua orang meneladani Sayidah Aisyah.

Menurut dia, pemanggilan nama di lirik itu orang berbeda pendapat. Ulama mengatakan bahwasannya adab harus dikedepankan, apalagi Ummul Mukminin.

"Ada adab memanggil seorang ibu, pantasnya memanggil Syaidatuna. Namun bukan berarti lirik yang terdahulu tidak adab. Saya yakin pembuat lirik terdahulu niatnya sangat mulia, yakni mengajarkan bagaimana berbudi pekerti luhur, serta menceritakan bagaimana Syaidatuna Aisyah memperjuangkan agama, menjadi wanita cerdas bahkan penghafal hadist," katanya.

Pada lagu yang di-cover-nya, Sunu hanya menambahkan dan sedikit mengganti. Misalnya yang awalnya 'Minum di bekas bibirmu' diubah menjadi 'Dibekas Gelasmu'. Hal itu, kata dia, untuk menghindari orang membayangkan yang tidak pada tempatnya. Begitupun dengan kulit putih dan lain sebagainmya yang diubah menjadi 'Solehah, Cerdas dan Berilmu'.

"Ini pun pernah disampaikan para ulama, salah satunya Buya Yahya . Jadi alangkah baiknya mengganti dengan yang lebih sopan," kata Sunu.

Adapun alasan Sunu meng-cover lagu yang kini trend di youtube itu, adalah sebagai sarana dakwah, mengajak orang lain untuk memanggil dengan panggilan sopan kepada orang yang lebih berilmu, dewasa, terlebih Ummahatuna Syaidah Aisyah.

"Apalagi budaya kita (Indonesia) memanggil orang yang lebih berilmu, dewasa itu harus dengan sopan. Namun sekali lagi bukan berarti lirik sebelumnya tidak sopan," kata dia.

Untuk meng-cover lagu ini, Sunu juga dibantu oleh Keyboardis Matta Band yakni Yudi. Juga menggandeng Kidehan dan Danis Music Studio. (riantonurdiansyah).