Bupati Bandung Bagikan Masker Gratis

Bupati Bandung Bagikan Masker Gratis
foto: Humas Pemkab Bandung

INILAH, Bandung-Dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengkampanyekan dan mensosialisasikan pencegahan covid-19, melalui aksi bagi-bagi masker gratis dan penyemprotan disinfektan.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser beserta jajaran perangkat daerah dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, melakukan aksi tersebut di Kawasan Pasar Soreang, Jum'at (10/4/2020).

Pedagang dan pengunjung pasar, pejalan kaki, supir dan penumpang angkot, pengendara delman maupun sepeda motor yang terlihat tidak mengenakan masker, tidak luput dari sasaran pembagian.

"Langsung dipakai ya, dan tolong ke depannya lebih disiplin," ucap Bupati Dadang Naser sambil memberikan sebuah masker kain kepada salah seorang pejalan kaki.

Kampanye tersebut, ujar bupati, dilakukan untuk menindaklanjuti terbitnya Surat Edaran (SE) Nomor 440/043/SGTPP-COVID-19 Tanggal 3 April 2020 Tentang Penggunaan Masker Untuk Mencegah Penularan Covid-19.

"Semua orang tanpa kecuali, wajib bermasker saat beraktivitas di luar rumah. Apalagi di sarana umum semacam pasar. Pedagang pasar wajib bermasker, karena kalau dia tidak bermasker dan ternyata positif covid-19, nanti penyakitnya bisa cepat menyebar di sarana umum seperti ini," tutur bupati.

Ternyata imbauan bermasker ujar Dadang Naser, belum dilakukan seluruh masyarakat. Ia masih menemukan warga yang cuek. "Padahal dengan kondisi saat ini, tanpa masker di ruang publik merupakan hal yang membahayakan, baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain," ujar Dadang Naser.

Selain di Kawasan Pasar Soreang, bagi-bagi masker gratis juga dilakukan di seluruh wilayah di Kabupaten Bandung. Unsur camat bersama jajaran aparatur dan forum komunikasi pimpinan kecamatan, secara serempak melakukan kegiatan yang sama.

Saat ini, lanjut pria yang akrab disapa Kang DN itu, masih pada tahap kampanye dan sosialisasi. "Belum pada tahap pemberian sanksi. Nanti kalau sudah merata tersosialisasikan baru kita lakukan penertiban," ujar Kang DN.

Bagi warga yang merasa sehat, kata Kang DN, cukup pakai masker kain yang bisa dicuci dan diguna ulang. "Masker bedah khusus untuk tenaga medis sebagai garda terdepan menghadapi PDP (Pasien Dalam Pengawasan). Kita yang sehat cukup pakai masker kain," imbuhnya pula.

Selain masker, ia juga membagikan makanan suplemen berupa vitamin. "Ini kita lakukan untuk memperkuat imun masyarakat, agar tidak rentan terkena penyakit," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kang DN juga meninjau pembangunan Pasar Soreang. Ia mengatakan, kali ini tidak dilakukan acara seremonial seperti peletakan batu pertama.

"Kita lihat sendiri, ini langsung dikerjakan. Pasar ini akan ditertibkan, agar ke depan jalur utama Soreang itu akan lebih bagus, terminalnya akan tertata dengan rapi, pasarnya juga akan menjadi pasar sehat Sabilulungan," pungkasnya. (Agus SN)